WAHABI salafy palsu ADALAH AGAMA TAJSIM & TASYBIH

2017-02-06

Kaum Wahabi sangat anti terhadap takwil. Mereka mengingkari takwil secara mutlak, walaupun takwil tersebut takwil yang baik (terpuji)....
5 Dari 5 BINTANG

WAHABI (SALAFI) ADALAH AGAMA TAJSIM & TASYBIH

Kaum Wahabi sangat anti terhadap takwil.
Mereka mengingkari takwil secara mutlak, walaupun takwil tersebut takwil yang baik (terpuji).
.
Bahkan mereka mengatakan bahwa yang melakukan takwil sama dengan Merombak dan Menghancurkan Al-Qur’an,
Sebagaimana itu dinyatakan oleh al Albani dalam karyanya
{ Syarh ath Thahawiyyah, h. 18 }
{ Ibn Bas dalam karyanya at Tanbihat, h. 34 dan 71 }.
.
.
Takwil adalah memahami teks bukan dalam makna Dzahirnya (harfiahnya).
Takwil ada dua
~ Ada yang baik (terpuji)
~ Ada yang tidak baik (tercela).
.
■■ Bagaimana jika ayat Al-Qur'an dan Al-Hadist yang Seharusnya di-Takwil, tapi Dilarang untuk di-Takwil...???
.
JIKA TIDAK DITAKWIL MAKA KITA BERBEDA AGAMA DENGAN WAHABI TALAFI...
.
● Mari kita Lihat Bukti-Buktinya.....
.
= Wahabi Talafi mengatakan:
“Tuhannya Punya Kaki, Wajah Jemari, dan Tangan Tapi beda dengan MakhlukNya”
.
※ { TUHAN WAHABI MEMPUNYAI "KAKI" }
.
■ Nabi Saw bersabda:
لَا تَزَالُ جَهَنَّمُ تَقُولُ هَلْ مِنْ مَزِيدٍ حَتَّى يَضَعَ رَبُّ الْعِزَّةِ فِيهَا قَدَمَهُ فَتَقُولُ قَطْ قَطْ وَعِزَّتِكَ وَيُزْوَى بَعْضُهَا إِلَى بَعْضٍ
.
"(Neraka) jahanam masih saja berkata, 'apakah ada tambahan' hingga akhirnya Tuhan Pemiliki Kemuliaan meletakkan KAKI-Nya.
Kemudian dia berkata, cukup, cukup, demi kemuliaan-Mu, lalu. Lalu neraka satu sama lain saling terlipat."
(HR, Bukhari no. 6661 dan Mulsim, no. 2848)
.
■ Nabi Saw bersabda,
.
تَحَاجَّتْ الْجَنَّةُ وَالنَّارُ فَقَالَتْ النَّارُ أُوثِرْتُ بِالْمُتَكَبِّرِينَ وَالْمُتَجَبِّرِينَ وَقَالَتْ الْجَنَّةُ مَا لِي لَا يَدْخُلُنِي إِلَّا ضُعَفَاءُ النَّاسِ وَسَقَطُهُمْ قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لِلْجَنَّةِ أَنْتِ رَحْمَتِي أَرْحَمُ بِكِ مَنْ أَشَاءُ مِنْ عِبَادِي وَقَالَ لِلنَّارِ إِنَّمَا أَنْتِ عَذَابِي أُعَذِّبُ بِكِ مَنْ أَشَاءُ مِنْ عِبَادِي وَلِكُلِّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا مِلْؤُهَا فَأَمَّا النَّارُ فَلَا تَمْتَلِئُ حَتَّى يَضَعَ رِجْلَهُ فَتَقُولُ قَطْ قَطْ فَهُنَالِكَ تَمْتَلِئُ وَيُزْوَى بَعْضُهَا إِلَى بَعْضٍ وَلَا يَظْلِمُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ خَلْقِهِ أَحَدًا وَأَمَّا الْجَنَّةُ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُنْشِئُ لَهَا خَلْقًا ).
.
'Surga dan neraka saling berdebat.
Neraka berkata, 'Aku mendapatkan orang-orang yang sombong dan bengis.'
Lalu surga berkata, 'Mengapa saya hanya dimasuki oleh orang-orang yang lemah dan rendah.'
Allah ta'ala berkata kepada surga, 'Engkau adalah rahmat-Ku, denganmu aku rahmati hamba-Ku yang aku suka.'
Lalu Dia berkata kepada neraka, 'Engkau adalah azab-Ku, denganmu aku mengazab hamba-Ku yang aku suka.
Setiap dari keduanya akan penuh.
Adapun neraka tidak akan penuh kecuali setelah Allah meletakkan KAKI-Nya, baru dia berkata, 'cukup', 'cukup' maka ketika itu neraka akan penuh dan neraka satu sama lain akan terlipat, dan Allah tidak akan menzalimi makhluknya satupun. Adapun surga Allah akan ciptakan makhluk untuknya."
(Imam Bukhari, no. 4850 dan Muslim, no. 2847)
.
Dalam redaksi Muslim disebutkan, "Adapun neraka, tidak penuh kecuali setelah Dia meletakkan KAKI-Nya di atasnya."
.
■ Ibnu Abbas radhiallahu anhu berkata,
.
الكرسي موضع القدمين ، والعرش لا يقدر أحد قدره
.
"Al-Kursy adalah tempat KEDUA KAKI, sedangkan Arsya tidak ada seorang pun yang dapat memperkirakan ukurannya."
.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dalam kitab 'At-Tauhid' (1/248, no. 154) Begitu pula Ibnu Abi Syaibah dalam 'Al-Arasy' (61), Ad-Darimi dalam 'Ar-Radd Alal-Muraisy', Abdullah bin Imam Ahmad dalam 'As-Sunah', Al-Hakim dalam 'Al-Mustadrak' (2/282). Dia (Al-Hakim) menyatakan shahih berdasarkan syarat kedua syaikh (Bukhari dan Muslim) serta disetujui oleh Adz-Dzahabi, dishahihkan oleh Al-Albany dalam 'Mukhtashar Al-'Uluw', hal. 102, Ahmad Syakir dalam 'Umdatu Tafsir' (2/163)
.
■ Abu Musa Al-Asy'ari radhiallahu anhu berkata,
.
" الكرسي موضع القدمين، وله أطيطٌ كأطيطِ الرَّحْل "
.
'Al-Kursy adalah tempat KEDUA KAKI, dia memiliki suara gesekan seperti seperti suara gesekan kendaraan tunggangan.'
.
Diriwayatkan oleh Abdullah bin Imam Ahmad dalam kitab 'As-Sunah', Ibnu Abi Syaibah dalam 'Al-Arasy' (60), Ibnu Jarir, Baihaqi dan lainnya. Sanadnya dinyatakan shahih oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari (8/47) serta oleh Al-Albany dalam 'Mukhtashar Al-Uluw', hal. 123-124.
.
◎ Maka hal ini menunjukkan ditetapkannya kaki bagi Allah Ta'ala.
.
※ { TUHAN WAHABI MEMPUNYA WAJAH }
Allah Swt berfirman:
.
وَيَبْقَىٰ وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
.
Dan tetap kekal WAJAH Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
(Ar-rahman 77)
.
※ { TUHAN WAHABI MEMPUNYAI TANGAN }
.
Allah Swt berfirman:
قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنْتَ مِنَ الْعَالِينَ
.
Allah berfirman : Hai iblis, Apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan KEDUA TANGANKU.
Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) Termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi..??
(shod : 75)
.
※ { TUHAN WAHABI MEMPUNYAI JARI-JARI }
.
At-Tirmidziy dengan lafazh:
.
نعم إن القلوب بين إصبعين من أصابع الله يقلبها كيف شاء
.
Benar, sesungguhnya hati itu berada diantara jari-jari Allah, Ia membolak-balikannya sekehendakNya.
.
(HR.at Tirmidizy dishahiihkan syaikh al-albaaniy dalam shahiih at Tirmidziy).
.
※ { TUHAN WAHABI PUNYA SIFAT BOSAN }.
.
■ Dalam kitab Fatawi Al-Aqidah. cetakan Darul Jeil Bairut tahun 1414 H, halaman : 51 -52 :
.
س: هل نفهم من حديث “إن الله لا يمل حتى تملوا”- متفق عليه- أن الله يوصف بالملل؟
الجواب: من المعلوم أن القاعدة عند أهل السنة والجماعة أننا نصف الله تبارك وتعالى بما وصف به نفسه من غير تمثيل ولا تكييف، فإذا كان هذا الحديث يدل على أن لله مللا فإن ملل الله ليس كمثل مللنا …فإنه ملل يليق به عز وجل ولا يتضمن نقصا بوجه من الوجوه
.
Terjemahnya :
Soal : Apakah kita boleh memahami hadits ini “ Sesungguhnya Allah tidak akan merasa bosan terlebih dahulu hingga kalianlah yang merasa bosan terlebih
dahulu “, bahwa Allah boleh disifati dengan sifat bosan..??
Jawab : "Sudah maklum bahwa kaidah menurut Ahlus sunnah waljama’ah bahwa kita boleh mensifati Allah Swt dengan apa yang Allah mensifati diri-Nya tanpa perumpamaan dan bagaimananya.
Maka jika hadits ini menunjukkan bahwa Allah memiliki sifat bosan, maka sifat bosan Allah tidak seperti sifat bosan kita. Sifat bosan Allah adalah sifat bosan yang layak bagi Allah Swt dan tidak mengandung kekurangan dari segi manapun “.
.
※ { TUHAN WAHABI PUNYA SIFAT LUPA }
.
...... نَسُوا اللَّهَ فَنَسِيَهُمْ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (٦٧)
.
.....mereka telah lupa kepada Allah,
Maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik.
(At-taubah, 67)
.
※ { TUHAN WAHABI SAKIT, LAPAR, HAUS }
.
Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam, Allah Ta’ala berfirman di hari Kiamat:
.
« يَا ابْنَ آدَمَ مَرِضْتُ فَلَمْ تَعُدْنِي .
قَالَ : يَارَبِّ ،كَيْفَ أَعُودُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعِزَّةِ ؟
فَيَقُولُ : أَمَاعَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلانًا مَرِضَ فَلَمْ تَعُدْهُ ، وَلَوْ عُدْتَهُ لَوَجَدْتَنِي عِنْدَهُ ؟
.
وَيَقُولُ : يَا ابْنَ آدَمَ ، اسْتَطْعَمْتُكَ فَلَمْ تُطْعِمْنِي .
فَيَقُولُ : كَيْفَ أُطْعِمُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعِزَّةِ ؟
فَيَقُولُ : أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلانًا اسْتَطْعَمَكَ فَلَمْ تُطْعِمْهُ ، أَمَاعَلِمْتَ أَنَّكَ لَوْ أَطْعَمْتَهُ لَوَجَدْتَ ذَلِكَ عِنْدِي ؟
.
وَيَقُولُ : يَا ابْنَ آدَمَ اسْتَسْقَيْتُكَ فَلَمْ تَسْقِنِي .
فَيَقُولُ : أَيْ رَبِّ ، وَكَيْفَ أَسْقِيكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعِزَّةِ ؟
فَيَقُولُ : أَمَاعَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلانًا اسْتَسْقَاكَ فَلَمْ تَسْقِهِ ، وَلَوْ سَقَيْتَهُ لَوَجَدْتَ ذَلِكَ عِنْدِي ؟ » .
.
Hai anak Adam.... Aku telah sakit, tetapi engkau tidak menjenguk-Ku.
Orang itu bertanya: Wahai Tuhan, bagaimana cara saya menjenguk-Mu, sedangkan Engkau Tuhan penguasa alam semesta?
Allah menjawab: Apakah engkau tidak mengetahui bahwa seorang hamba-Ku bernama Fulan sedang sakit tetapi engkau tidak mau menjenguknya.
Sekiranya engkau mau menjenguknya, pasti engkau dapati Aku di sisinya.
.
Wahai anak Adam.... Aku minta makan kepadamu, tetapi engkau tidak mau memberikan makan kepada-Ku.
Orang itu bertanya: Wahai Tuhan, bagaimana caranya saya memberi makan kepada-Mu, sedang Engkau Tuhan penguasa alam semesta?
Allah berfirman: Ketahuilah, apakah engkau tidak peduli adanya seorang hamba-Ku, si Fulan, telah datang meminta makan kepadamu, tetapi engkau tidak memberinya makan. Ketahuilah, sekiranya engkau mau memberinya makan, pasti engkau akan menemukan balasannya di sisi-Ku.
.
Wahai anak Adam.... Aku minta minum kepadamu, tetapi engkau tidak mau memberi-Ku minum.
Orang itu bertanya: Wahai Tuhan, bagaimana caranya aku memberi-Mu minum, padahal Engkau Tuhan penguasa semesta alam..??
Allah berfirman: hamba-Ku, si Fulan, minta minum kepadamu tetapi engkau tidak mau memberinya minum. Ketahuilah, sekiranya engkau memberinya minum, pasti engkau akan menemui balasannya di sisi-Ku.
(HR. Muslim)
.
◎ Ini menunjukkan Kaum Wahabi Talafi BAKHIL...!!
TuhannyaSakit tidak dibawa kedokter...
Tuhanya Lapar tidak dikasih makan....
Tuhannya Haus Tidak Diberi Minum....
4.82/ 5 (91)

0 komentar:

Sony Nur PROFIL ADMIN

Sony Nur adalah Ustad Blogger dari
Surabaya, Jawa Timur
Indonesia
Follow Sony Nur Di Dan