sahih Bukhori, khowarij wahabi ajaran setan gundul dari najd - Blog Darurat Wahabi (www.newsalafy.top)

ANTI TERORIS-KHOWARIJ FITNAHTAN LIL ALAMIN membongkar kesesatan dan bahaya ajaran wahabi tanduk setan ahlul fitnah dari najd berdasarkan al qur'an dan as sunnah serta pendapat fatwa para ulama sunni

by , at , have 0 komentar

sahih Bukhori, khowarij wahabi ajaran setan gundul dari najd

sahih bukhori,khowarij wahabi ajaran setan gundul dari najd

Abdullah bin Umar berkata : “ Aku telah mendengar Rasulullah bersabda : “Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al-Qur’an namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka (tidak sampai ke hati), mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, mereka tidak akan bisa kembali seperti anak panah yang tak akan kembali ketempatnya, tanda-tanda mereka ialah bercukur plontos (Gundul). (HR Bukhori) Hadis ini juga diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Majah, Abu Daud, & Ibnu Hibban.
gunsahih bukhori,khowarij wahabi ajaran setan gundul dari najd2Sejak awal kemunculannya, Jumhur ulama telah menegaskan bahwa Wahhabi memang ahli bid’ah( tidak mengikuti ulama madzhab bikin fatwa baru yg menyimpang) . di antara tanda-tanda kaum Khawarij adalah, secara kolektif mencukur plontos atau gundul kepala mereka. Tanda-tanda ini hanya dimiliki oleh kaum Salafy-Wahhabi, dimana pada awal lahirnya gerakan mereka, Muhammad bin Abdul Wahhab al-Najdi mengharuskan para pengikutnya untuk melakukan cukur plontos atau gundul, agar hidup dengan rambut baru yang belum pernah melakukan kesyirikan. Hal ini sebagaimana dicatat oleh para sejarawan gerakan Wahhabi, seperti Sayyid ‘Alwi bin Ahmad al-Haddad, Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan, Sayyid Abdullah bin Hasan Basya & lain-lain. Mereka mengutip fatwa Sayyid Abdurrahman al-Ahdal mufti negeri Zabid sebagai berikut:
“Adalah mufti negeri Zabid, Sayyid Abdurrahman al-Ahdal, telah berkata; “Tidak butuh menulis bantahan terhadap kaum (Salafy-)Wahhabi. Bantahan terhadap mereka telah cukup dengan sabda
: “Tanda-tanda mereka adalah cukur plontos”. Karena cukur plontos belum pernah dilakukan oleh kaum ahli bid’ah selain Salafy-Wahhabi.”
Ketika pernyataan Sayyid Abdurrahman al-Ahdal disebarluaskan oleh para ulama, banyak kalangan yang meragukan kebenaran pernyataan tersebut, jangan-jangan kaum Salafy-Wahhabi tidak menerapkan aturan kepala plontos, & bahwa tanda-tanda kepala plontos dalam hadits di atas hanya dihubung-hubungkan dengan kaum Salafy-Wahhabi. Akan tetapi akhirnya, pernyataan tersebut semakin kuat, setelah kitab-kitab Salafy-Wahhabi tersebar luas di dunia Islam, dimana dalam fatwa anak cucu Muhammad bin Abdul Wahhab & Hamad bin Nashir yang dilansir dalam ensiklopedi al-Durar al-Saniyyah fi al-Ajwibah al-Najdiyyah juz 4 halaman 152, dipaparkan bahwa :
“kepala plontos atau gundul adalah tradisi penduduk Najd, kaum Salafy-Wahhabi, & hanya orang-orang bodoh dari kalangan mereka yang tidak melakukan kepala plontos.”
Sebagaimana dimaklumi, kitab al-Durar al-Saniyyah fi al-Ajwibah al-Najdiyyah, adalah himpunan fatwa-fatwa pendiri Wahhabi & anak-cucu & murid-muridnya, yang dihimpun oleh Abdurrahman bin Muhammad al-‘Ashimi
Bercukur gundul ini pun telah diakui oleh Tokoh mereka; Abdul Aziz bin Hamd (cucu Muhammad bin Abdul Wahhab) dalam kitabnya Majmu’ah Ar-Rasaail wal masaail : 578. Website resmi Universitas Islam Madinah, Kerajaan Saudi Arabia Jami’ah Islamiyah bil Madinah al-Munawwaroh (Islamic University in Madinah)juga menampilkan Pernyataan ini di alamat:
“http://iucontent.iu.edu.sa/Shamela/Categoris/
الفتاوى/مجموعة الرسائل والمسائل النجدية(الجزء الرابع، القسم الثاني)/380.html”.
Jika diperbesar nampak sebagai berikut:
“…Karena menggundul kepala adalah kebiasaan kami, & tidak pernah ditinggalkan kecuali oleh orang-orang bodoh di antara kami.Maka larangan tidak menggundul ini adalah larangan anjuran, bukan larangan haram, sebagai langkah preventif. Juga karena orang-orang kafir di zaman kami –baca: orang-orang Islam selain Wahhabi– tidak menggundul kepalanya, sehingga tidak gundul itu adalah menyerupai orang-orang kafir (yang itu diharamkan).(Tradisi bercukur gundul ini saat ini sudah tidak dilakukan lagi).

oleh karenaya Rosulullah tak pernah mau memberkahi negeri najd atau riyadh yang sebagai pusat penyebaran ajaran baru wahabi berkedok atau bertaqiyah mengaku ngaku salafy untuk menarik dan menyesatkan umat islam bahkan RosulullAH MENYEBUT NAJD RIYADH TEMPAT MUNCULNYA AJARAN TANDUK SETAN FITNAHTAN LIL ALAMIN sebagaimana hadis sahih berikut :Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda pada kali yang ketiga, ‘Di sana terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” [HR Bukhari]
“Dari sinilah fitnah-fitnah akan bermunculan, dari arah Timur, dan sifat kasar juga kerasnya hati pada orang-orang yang sibuk mengurus onta dan sapi, kaum Baduwi yaitu pada kaum Rabi’ah dan Mudhar(mengurus duniawi ,petro dolar) “.(HR. Bukhari)
berikut ini letak najd atau riyadh sebagai pusat penyebaran agama wahabi
sahih bukhori,khowarij wahabi ajaran setan gundul dari najd1

Untuk mengelabuhi dan mencari pengikut sebanyak banyaknya mereka mengganti manhaj mereka menjadi salafy :
* Dalam bukunya yang berjudul as-Syalafiyah Marhalah Zamaniyah Mubarokah La Madzhab Islami, Prof. Dr. Sa’id Ramadhan al-Buthi mengungkapkan, “Wahhabi mengubah strategi dakwahnya dengan mengganti nama menjadi Salafy karena mengalami banyak kegagalan & merasa tersudut dengan panggilan Wahhabi yang dinisbatkan kepada pendirinya, Muhammad bin Abdul Wahab”.
* “Mereka mengubah nama Wahhabi menjadi Salafy untuk mengelabui umat Islam… juga, agar mereka merasa aman & nyaman dari sorotan masyarakat dalam menyebarkan dakwahnya…”(Prof. Dr. Ali Gomaa, ulama besar Al-Azhar sekaligus mufti Mesir)
Sony Nur
sahih Bukhori, khowarij wahabi ajaran setan gundul dari najd - written by Sony Nur , published at 1/07/2017 10:23:00 PM, categorized as hadis sahih bongkar sesatnya wahabi , kejahatan & sesatnya wahabi . And have 0 komentar
4.82/ 5 (91)
“ Abdullah bin Umar berkata : “ Aku telah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda : “Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang memb...
4 Dari 5 BINTANG
No comment Add a comment
Cancel Reply
GetID
Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger