2017

ANTI TERORIS-KHOWARIJ FITNAHTAN LIL ALAMIN membongkar kesesatan dan bahaya ajaran wahabi tanduk setan ahlul fitnah dari najd berdasarkan al qur'an dan as sunnah serta pendapat fatwa para ulama sunni

Siapakah BANSER ?

siapa pendiri banser sejarah terbentuknya banser nama tokoh pendiri banser profil banser gerakan pemuda ansor pendiri panglima besar banser

Oleh: Ruchman Basori

Ketua Kaderisasi Pimpinan Pusat Ansor

Menjadi Barisan Ansor Serbaguna (Banser) itu tidak gampang. Tidak cukup dengan modular kekuatan fisik dan baris berbaris. Tapi perpaduan antara olah pikir, olah hati dan olahraga. Karena dia bukan semata berperan sebagai pengamanan, protokoler dan segala bentuk kegiatan yang berdimenasi fisik.

Banser bukan pula kumpulan orang pengangguran dan sekedar ngisi waktu luang. Untuk masuk menjadi Banser melalui expositions pelatihan yang ketat, disiplin kuat, perjuangan yang melelahkan dan membutuhkan komitmen diri. Di gembleng fisiknya, ditajamkan wawasan keislamannya, kebangsaan dan keindonesiaan serta olah batin berupa riyadloh, puasa dan olah batin lainnya.

Bangun tengah malam, mujahadah dan dilatih olah kanuragan yang membutuhkan keberanian. Benar-benar berat bagi yg melakoninya. Dilatih bukan ala tentara, pamswakarsa, satpam dan pramuka tapi khas display pelatihan yang dirancang oleh sang idiolog, paedagog dan pejuang aswaja dalam bimbingan dan restu para ulama.

Ya Banser adalah pasukan inti Gerakan Pemuda Ansor yg harus serbaguna dari konsep, gagasan dan penguasaan teknis di lapangan. Penguasaan medan, teritorial, peta gerakan dan dakwah mereka kuasai dengan baik karena dilatih bukah hanya sekelompok orang yg dipakein baju lalu bertugas. Kini kurang lebih 1,7 juta Banser tersebar di 34 Provinsi dari Sabang hingga Merauke.

Kendatipun berat memjadi Banser, tetapi mereka yang terjun sebagai pengawal ulama dan NKRI ini adalah yang sudah pasrah bongkoan, berkhidmah ndrek ulama pewaris para nabi. Mungkin pengetahuan agamanya kurang mumpuni, tapi hidmahmya pada ulama tak diragukan lagi. Banyak dalil yang dihafal dan dihayati, namun tidak pamer, karena ketika mereka ditanya mengapa mau jadi Banser, dalilnya mana? Mereka menjawab, "nderek kyai" dan khidmah untuk NU dan Indonesia.

Hujan, badai, panas teriknya matahari, seakan telah menjadi sahabatnya. Lapar sudah biasa, beralaskan tikar dan karpet tidurpun nyenyak, dingin ditengah ngarai dan sepinya malam mereka lalui demi Indonesia ini aman, damai dan toto titi tentrem. Berbagai sebatang rokok dengan 3-4 orang Banser, dan kadang hampir terlewat pembagian konsumsi perayaan karena kesibukannya yang luar biasa. Tapi mereka jalani dengan ikhlas karena semuanya ditambatkan kepada pengorbanan dan perjuangan demi agama, bangsa dan negara.

Banser tidak pernah gila sanjungan, kalau makian, cercaan dan cibiran sudah biasa, misalkan kiprahnya ikut mengamankan rumah-rumah ibadah dan perayaan agama lain. Kasus terbaru yang lagi viral, Banser dianggap membubarkan pengajiannya Felix, dianggap lebih ace non muslim dari pada saudara seasama. Bagi Banser tidak pernah gusar karena apa yang dilakukan ada dasar teologis, idiologis, sosiologis dan semangat berbangsa. Kami meyakni ini ajaran agama untuk menjaga dan mencintai negara dan termasuk bangsanya, hubbul wathan minal iman.

Hari-hari ini informasi miring bahkan cenderung fitnah yang kadang sengaja di olah terutama di medsos, seolah-olah Banser membubarkan pengajian, membenturkan Banser dengan TNI-Polri, antar kelompok umat Islam. Percayalah Banser bukan baru lahir, satu dua tahun ini, tapi lahir jauh sebelum Indonesia merdeka pada April 1934. Pengalaman, tempaan sejarah pahit getirnya zaman sudah dilalui. Semoga coretan ini bermanfaat terutama bagi mereka yang belum paham tentang siapa itu Banser NU.

Pamulang, 8 Nov 2017
http://pwansorjabar.org/banser-siapa-sih-sampeyan/
Siapakah BANSER ?

Siapakah BANSER ?

Oleh: Ruchman Basori Ketua Kaderisasi Pimpinan Pusat Ansor Menjadi Barisan Ansor Serbaguna (Banser) itu tidak gampang. Tidak cukup de...
4.82/ 5 (91)
Oleh: Ruchman Basori Ketua Kaderisasi Pimpinan Pusat Ansor Menjadi Barisan Ansor Serbaguna (Banser) itu tidak gampang. Tidak cukup de...
4 Dari 5 BINTANG

Perpu Ormas di Undangkan Berkah Bagi Negara dan Umat Islam

Perpu Ormas NEWSALAFY.TOP

Alhamdulillah ,  Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perpu Ormas) telah disahkan menjadi undang-undang. Dari 10 fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat, hanya empat fraksi yang menyetujui tanpa syarat. Tiga fraksi menolak, sementara tiga lainnya memberi catatan atas sejumlah aturan krusial mengenai sanksi pidana seumur hidup bagi pengurus ormas dan hilangnya peran pengadilan.


Berikut isi pasal 59 di Perppu 2/2017:

Pasal 59

(1) Ormas dilarang:
a. menggunakan nama, lambang, bendera, atau atribut yang sama dengan nama, lambang, bendera, atau atribut lembaga pemerintahan;
b. menggunakan dengan tanpa izin nama, lambang, bendera negara lain atau lembaga/ badan internasional menjadi nama, lambang, atau bendera Ormas; dan/atau
c. menggunakan nama, lambang, bendera, atau tanda gambar yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan nama, lambang, bendera, atau tanda gambar Ormas lain atau partai politik.

(2) Ormas dilarang:
a. menerima dari atau memberikan kepada pihak manapun sumbangan dalam bentuk apapun yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan / atau
b. mengumpulkan dana untuk partai politik.

(3) Ormas dilarang:
a. melakukan tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras, atau golongan;
b. melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia;
c. melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum dan fasilitas sosial; dan/atau
d. melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(4) Ormas dilarang:
a. menggunakan nama, lambang, bendera, atau simbol organisasi yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan nama, lambang, bendera, atau simbol organisasi gerakan separatis atau organisasi terlarang;
b. melakukan kegiatan separatis yang mengancam kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan/atau
c. menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila.

 "Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat." 
MENUJU ERA KEBEBASAN YANG TERARAH,BERMANFAAT DAN BERMARTABAT
inti dari isi perpu di atas sangat jelas bahwa berserikat berkumpul dan mengeluarakan pendapat haruslah diatur dengan baik agar negara kita terhindar dari ormas ormas radikal yang dapat memecah belah umat dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara termasuk juga mencegah tumbuhnya aliaran sesat,takfiri teroris ,komunis dan sejenisnya yang ingin mengganti ideologi Pancasila

bagi umat Islam Sunni di sahkannya perpu menjadi undang undang menjadi sebuah rohmat dan berkah yang tak ternilai karena undang undang baru ini bisa memadamkan api radikalisme dan terorisme berkedok  agama
islam tidak pernah mengajarkan radikalisme maupun terorisme karena islam agama rohamatan lil alamin. aksi radikalisme dan  aksi terorisme dari golongan khilafah takfiri sungguh mencoreng nama baik islam dan sudah sangat jelas terorisme takfiri berasal dari paham ajaran sesat TANDUK SETAN FITNAHTAN LIL ALAMIN DARI NAJD.
mudah mudahan kedepannya para ulama sunni juga harus berani mengeluarakan fatwa sesat pada aliran takfiri setan najd agar umat islam tidak tertipu propaganda dan pencitraan manhaj takfiri yang menyesatkan merusak kehidupan beragama berbangsa dan bernegara

Perpu Ormas di Undangkan Berkah Bagi Negara dan Umat Islam

Perpu Ormas di Undangkan Berkah Bagi Negara dan Umat Islam

Alhamdulillah ,  Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan ( Perpu Ormas ) tela...
4.82/ 5 (91)
Alhamdulillah ,  Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan ( Perpu Ormas ) tela...
4 Dari 5 BINTANG

Hasyim Muzadi : Jangan Sampai Indonesia jadi Medan tempur Wahabi Syiah

Hasyim Muzadi : Jangan Sampai Indonesia jadi Medan tempur Wahabi Syiah
Baca fakta : hadis shohih perang membela fanatisme golongan IRAQ-SURIAH,FIRQOH WAHABI VS SYIAH KEDUANYA MATI KAFIR JAHILIYAH
Dua aliran yang menjadi musuh bebuyutan ini banyak sekali aktivis dan jaringannya. Sehingga, yang diperlukan bagaimana Indonesia tidak menjadi " ring medan" pertempuran dua kepentingan ini. Menurut Hasyim, selama pertentangan ideologi (wahabi-syiah) itu masih dalam kerangka wacana, akibatnya akan terbatas pada pertentangan psikososial. Namun, apabila kemudian bersentuhan dengan politik, perebutan kekuasaan, apalagi menjadi bagian dari pertentangan global dan campur tangan Negara-negara super power , eskalasinya bisa jadi lain.
Beliau melanjutkan, masalah ideologi visioner Islam itu akan tenggelam berganti dengan kepentingan politik, hegemoni ekonomi, kepentingan-kepentingan kawasan dan sebagainya. "Perang terbuka bisa terjadi di Indonesia seperti di Irak dan Syria pada waktunya kalau kita tidak waspada. Kerapuhan ketahanan Nasional kita baik internal maupun menghadapi serangan dari luar, pelaksanaan HAM yang melebihi ukuran, liberalisasi politik atau ekonomi serta budaya, kegaduhan sesama pembesar, tentu melengkapi kerawanan yang bisa terjadi," paparnya.
baca juga :  Hadis shohih muslim IMAM MAHDI PERANGI WAHABI,SYI'AH,NASRANI DAN DAJJAL DI AKHIR ZAMAN
 Mantan Ketua PBNU ini mengungkapkan, Indonesia harus memperkuat ideologi pancasila yang sekarang mulai remang-remang. Penegakan pancasila tidak cukup dengan imbauan. Namun harus dengan sistem kenegaraan yang menjamin tegaknya pancasila serta dukungan rakyat. Yaitu, melalui visi keagamaan yang sinergi dengan pancasila dan dianut mayoritas bangsa Indonesia yakni ahlusunah waljamaah. Menurutnya, Ahlussunah waljamah yang selama ini dianut NU dan Muhammadiyah serta lainnya telah terbukti dapat mempersatukan Indonesia sepanjang sejarah. Untuk itu, NU/Muhamadiyah harus dijaga agar tidak disusupi atau digerogoti ideologi non ahlussuna wal jamaah. Pasalnya, pasti memecahbelah dan pada gilirannya akan merusak NKRI. "Untuk pertikaian Saudi-Iran, yang bisa menyelesaikan adalah Amerika dan Rusia. Dalam konteks PBB tentu kita ikut mendorong, namun selebihnya kita perkuat indonesia," kata Hasyim.
sumber : http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/16/01/09/o0oq2f377-hasyim-indonesia-jangan-sampai-jadi-ring-pertempuran-wahabi-saudi-dan-syiah-iran

Hasyim Muzadi : Jangan Sampai Indonesia jadi Medan tempur Wahabi Syiah

Hasyim Muzadi : Jangan Sampai Indonesia jadi Medan tempur Wahabi Syiah

Baca fakta :  hadis shohih perang membela fanatisme golongan IRAQ-SURIAH,FIRQOH WAHABI VS SYIAH KEDUANYA MATI KAFIR JAHILIYAH Dua aliran y...
4.82/ 5 (91)
Baca fakta :  hadis shohih perang membela fanatisme golongan IRAQ-SURIAH,FIRQOH WAHABI VS SYIAH KEDUANYA MATI KAFIR JAHILIYAH Dua aliran y...
4 Dari 5 BINTANG

Rosulullah Tak Pernah Mau Merberkahi Negeri Wahabi Setan Najd

Rosulullah Tak Pernah Mau Merberkahi Negeri Wahabi Setan Najd
WAHABI VERSI MUFTY SAUDI
berkata ibnu baz dalam fatawa nur ala ad darb dlm pertanyaan ke 6:

ﻳﻘﻮﻝ ﺍﻟﺴﺎﺋﻞ: ﻓﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ، ﻳﺴﻤﻲ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻋﻨﺪﻧﺎ
ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﻤﻠﻜﺔ ﺍﻟﻌﺮﺑﻴﺔ ﺍﻟﺴﻌﻮﺩﻳﺔ ﺑﺎﻟﻮﻫﺎﺑﻴﺔ ﻓﻬﻞ ﺗﺮﺿﻮﻥ ﻭﻣﺎ ﻫﻮ ؟ ﺑﻬﺬﻩ ﺍﻟﺘﺴﻤﻴﺔ ﺍﻟﺮﺩ ﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﻳﺴﻤﻴﻜﻢ
؟ ﺑﻬﺬﺍ ﺍﻻﺳﻢ

: berkata orang yang bertanya; wahai fadil atas syaikh sebagian orang telah menamai ulama ulama di saudi dengan nama alwabiyah, apakah anda ridho dgn penamaan tersebut? dan apa bantahan terhadap orang yang menamai degan nama tersebut?

ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺠﻮﺍﺏ: ﻫﺬﺍ ﻟﻘﺐ ﻣﺸﻬﻮﺭ ﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ ﻋﻠﻤﺎﺀ ﻧﺠﺪ ﻳﻨﺴﺒﻮﻧﻬﻢ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻮﻫﺎﺏ ﺭﺣﻤﺔ
؟ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ .... ﻭﺻﺎﺭ ﺃﺗﺒﺎﻋﻪ ﻭﻣﻦ ﺩﻋﺎ ﺑﺪﻋﻮﺗﻪ ﻭﻧﺸﺄ ﻋﻠﻰ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺪﻋﻮﺓ ﻓﻲ ﻧﺠﺪ ﻳﺴﻤﻰ ﺑﺎﻟﻮﻫﺎﺑﻲ، ﻭﻛﺎﻥ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻠﻘﺐ ﻋﻠﻤﺎ ﻟﻜﻞ ﻣﻦ ﺩﻋﺎ ﺇﻟﻰ ﺗﻮﺣﻴﺪ ﺍﻟﻠﻪ، ﻭﻧﻬﻰ ﻋﻦ ﺍﻟﺸﺮﻙ ﻭﻋﻦ ﺍﻟﺘﻌﻠﻖ ﺑﺄﻫﻞ ﺍﻟﻘﺒﻮﺭ، ﺃﻭ ﺍﻟﺘﻌﻠﻖ
ﺑﺎﻷﺷﺠﺎﺭ ﻭﺍﻷﺣﺠﺎﺭ، ﻭﺃﻣﺮ
ﺑﺎﻹﺧﻼﺹ ﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ ﻭﺳﻤﻲ ﻭﻫﺎﺑﻴﺎ، ﻓﻬﻮ ﻟﻘﺐ ﺷﺮﻳﻒ ﻋﻈﻴﻢ ﻳﺪﻝ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﻣﻦ ﻟﻘﺐ ﺑﻪ ﻓﻬﻮ
ﻣﻦ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺘﻮﺣﻴﺪ، ﻭﻣﻦ ﺃﻫﻞ ﺍﻹﺧﻼﺹ ﻟﻠﻪ، .... ﻫﺬﺍ ﻫﻮ ﺃﺻﻞ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺘﺴﻤﻴﺔ ﻭﻫﺬﺍ ﺍﻟﻠﻘﺐ، ﻫﻮ ﻧﺴﺒﺔ
ﺇﻟﻰ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻮﻫﺎﺏ ﺑﻦ ﺳﻠﻴﻤﺎﻥ ﺑﻦ ﻋﻠﻲ
ﺍﻟﺘﻤﻴﻤﻲ ﺍﻟﺤﻨﺒﻠﻲ ﺍﻟﺪﺍﻋﻲ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺭﺣﻤﺔ
ﻭﺍﺳﻌﺔ ......

: syaikh berkata:jawaban: ini adalah nama laqob yg mashur bagi ulama tauhid di najd yg menisbatkan dirinya kepada muhamad bin abd wahab rahimahullah,maka pengikutnya dan orang orang yangg mengikuti dakwahnya di daerah najd disebut alwahabi, maka nama ini adalah nama alamiyah bagi semua yg mengajak kepada tauhid dan melarang daripada syirik dan bergantung kpd qubur,batu,pohon dan mereka yg ihlas bertauhid kpda allah di sbut wahabi, inilah asal penyebutan dan panggilan wahabi yakni penisbatan kepada syaikh muhamad bin abd wahab bin sulaiman bin ali at tamimi al hambali yg mengajak ke jalan allah.
JADI YG MENISBATKAN DAKWAHNYA KEPADA FEMAHAMAN MUH BIN ABD WAHAB DI SEBUT WAHABI!
 Benarkah ajaran dari najd yang di dakwahkan oleh muhammad bin abdul wahab ini memurnikan aqidah atau yang kita kenal dengan propaganda mereka sebagai dakwah tauhid ?
h h h h tentu saja sebagai pemeluk ajaran wahabi mufty saudi ini menjaga citra golongannya
mari kita simak sahih buhkori berikut
najd(Riyadh) sebagai puast pemerintahan kerajaan wahabi dan juga sebagai pusat penyebaran ajaran baru wahabi yang ternyata bahwa Rosulullah tak pernah mau memberkahi negeri najd karena di sanalah muncul ajaran tanduk setan fitnahtan lil alamin
TANDUK SETAN , SETAN PENUH TIPU DAYA MENGAKU SALAFY DAN TANDUK YANG MENUSUK UMAT ISLAM MEMECAH BELAH UMAT
AJARANNYA SEBAGI FITNAHTAN LIL ALAMIN , MENEBAR FITNAH PADA UMAT ISLAM DAN FITNAH SEBAGAI UJIAN BAGI UMAT ISLAM DAN DUNIA CENDERUNG RADIKAL HINGGA MELAHIRKAN KHOWARIJ TERORIS ISIS YANG MEMBUAT BURUK CITRA UMAT ISLAM

NAJD ATAU RIYADH ADALAH PUSAT PEMERINTAHAN KERAJAAN WAHABI SEKALIGUS PUSAT PENYEBARAN AJARAN WAHABI TANDUK SETAN LAKNATULLAH oleh karenanya Rosulullah tak pernah mau memberkahi negeri setan najd fitnahtan lil alamin Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd(Riyadh) kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda pada kali yang ketiga,(ternyata NAJD) ‘Di sana terdapat kegoncangan-kegoncangan (mengacaukan dunia islam),(gemar) fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan(menyesatkan lagi berbahaya).’” [HR Bukhari] Hadis riwayat Sahal bin Hunaif ra.: Dari Yusair bin Amru, ia berkata: Saya berkata kepada Sahal: Apakah engkau pernah mendengar Nabi saw. menyebut-nyebut Khawarij? Sahal menjawab: Aku mendengarnya, ia menunjuk dengan tangannya ke arah Timur, mereka adalah kaum yang membaca Alquran dengan lisan mereka, tetapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama secepat anak panah melesat dari busurnya. (Shahih Muslim No.1776) Saat mengatakan itu, Nabi berada di Madinah, Hijaz. Ada pun di timur Madinah/Hijaz adalah Najd, tempat lahirnya AJARAN WAHABI SETAN NAJD LAKNATULLAH FITNAHTAN LIL ALAMIN
Rosulullah Tak Pernah Mau Merberkahi Negeri Wahabi Setan Najd

Rosulullah Tak Pernah Mau Merberkahi Negeri Wahabi Setan Najd

WAHABI VERSI MUFTY SAUDI berkata ibnu baz dalam fatawa nur ala ad darb dlm pertanyaan ke 6: ﻳﻘﻮﻝ ﺍﻟﺴﺎﺋﻞ: ﻓﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ، ﻳﺴﻤﻲ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﻨﺎﺱ ...
4.82/ 5 (91)
WAHABI VERSI MUFTY SAUDI berkata ibnu baz dalam fatawa nur ala ad darb dlm pertanyaan ke 6: ﻳﻘﻮﻝ ﺍﻟﺴﺎﺋﻞ: ﻓﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ، ﻳﺴﻤﻲ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﻨﺎﺱ ...
4 Dari 5 BINTANG

Penyebab Kesesatan Wahabi Adalah Salah Tafsir Al qur'an Hadis


Penyebab Kesesatan Wahabi Adalah Salah Tafsir Al qur'an
jika kita bertanya pada umat wahabi mengenai keberadaan Allah pasti mereka akan menjawab  ALLAH ada di langit , h h h h h h seperti dewa langit dong , dasar wahabrot  qi qi qi
wahabi ngakunya mengikuti ulama salaf , lalu ulama salaf mana yang mengajarkan ALLAH tinggal dilangit duduk di atas singgasanaNya
padahal seluruh Imam Madzhab sebagai ulama pewaris Nabi yang sanad ke ilmuan dan pengetahuaannya bersambung hingga pada sahabat tabi'in dan sampai pada Rosulullah , TIDAK PERNAH MENGATAKAN ALLAH MENYERUPAI DEWA LANGIT YANG TINGGAL DILANGIT DUDUK DI ATAS SINGGASANA
Berikut ini pendapat para ulama pewaris Nabi mengenai ayat istiwa
pada artikel yang berjudul Seluruh Imam Madzhab Sepakat Sesatnya Aqidah Wahabi Salafi Palsu 
sedangkan pemahaman ajaran wahabi menafsirkan al qur'an berdasarkan teks saja atau menolak takwil sehingga lahirlah aqidah mujasimah yahudi yaitu penyerupaan ALLAH dengan mahluqNYa
ya maklum mereka yang mengaku mengikuti jalan salaf justru mengikuti ulama ulama najd, riyadh ( MENGIKUTI MANHAJ TANDUK SETAN FITNAHTAN LIL ALAMIN, baca selengkapnya pada artikel 100 % TERBUKTI, Wahabi Bukan Pengikut Salafus Sholeh
bahkan lebih parah lagi kalau mereka lebih percaya pada syaikh Google daripada mempercayai Kyai kyai dan ulama kita bahkan mereka berani menistakan ulama SUNNI yang jelas sanad ilmunya sebagai ulama Su' .

pendapat PENGIKUT AJARAN WAHABI SETAN NAJD mengenai keberadaan Allah ada di langit dan duduk di atas kursi singgasana tak lain karena MEREKA BUKAN PENGIKUT SAHABAT SALAFUS SHOLIH DAN ULAMA MADZHAB PEWARIS NABI melainkan pengikut wahabi ini mengikuti ULAMA ULAMA TANDUK SETAN NAJD FITNAHTAN LILA ALAMIN
yang menyerupakan ALLAH dengan dewa langit tinggal dilangit menyerupakan ALLAH dengan mahluqNya yang butuh tempat tinggal atau bergantung pada mahluqNYA SEPERTI AQIDAH yahudi ,berikut ini saya himpun puluhan artikel pada kategory wahabi beraqidah yahudi

ayat ayat Istiwa adalah salah satu bukti masih banyak bukti lagi yang bisa pembaca temukan di WEB ASWAJA ini  mengenai salah penafsiran semisal artikel Bukti Syeikh Albani Menilai Rosulullah Sesat hingga  artikel MENGHALALKAN BUAYA WAHABI MENISTAKAN AJARAN ISLAM

Berikut ini Larangan atau haramnya menafsirkan Al qur'an sembarangan
Tidak boleh menurut akal saja dalam menafsiri Al Qur'an
Definisi Tafsir adalah:
التفسير: في الأصل: هو الكشف والإظهار، وفي الشرع: توضيح معنى الآية، وشأنها، وقصتها، والسبب الذي نزلت فيه، بلفظ يدل عليه دلالةً ظاهرة.

Tafsir artinya membuka, memperlihatkan. Sedang arti istilahnya adalah menjelaskan makna ayat, kandunganya, alur ceritanya, sebab diturunkannya, rahasia kalimat khas yang dipakainya yang sangat mempengaruhi isinya." At Ta’rifat bab Ta'
Rasulullah SAW mengingatkan kita :

حَدَّثَنَا أَبُو عِمْرَانَ عَنْ جُنْدُبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَالَ فِي كِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِرَأْيِهِ فَأَصَابَ فَقَدْ أَخْطَأَ

Berkata Abu Imran, dari Jundub , ia berkata: Rasulullah SAW , bersabda: "Siapa berkata mengenai isi Kitabullah Azza wajalla (Al-Qur'an) dengan pendapatnya sendiri, meskipun benar, itu tetap salah." (Abu Dawud).

Teks hadits yang serupa :

من قال فى القرآن برأيه فقد أخطأ

(أبو داود ، والترمذى - غريب - والنسائى ، وابن جرير ، والبغوى ، وابن الأنبارى ، والطبرانى ، والبيهقى فى شعب الإيمان عن جندب) أخرجه أبو داود (3/320 ، رقم 3652) ، والترمذى (5/200 ، رقم 2952) ، والنسائى فى الكبرى (5/31 ، رقم 8086) ، والطبرانى (2/163 ، رقم 1672) . وأخرجه أيضًا : أبو يعلى (3/90 ، رقم 1520) ، وابن عدى (3/450 ، ترجمة 867 سهيل بن مهران) وقال : لا بتابع فى حديثه ومقدار ما يرويه من الحديث إفرادات ينفرد بها عن من يرويه عنه .

Siapa menerangkan Al-Qur'an dengan pendapatnya sendiri, meskipun benar, itu tetap dianggap salah (HR. Tiga Imam, dari Jundub, termasuk hadits hasan)'" Jami’us Shaghir II/177

Penjelasan (Sarh) hadits


قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ وَقَدْ تَكَلَّمَ بَعْضُ أَهْلِ الْحَدِيثِ فِي سُهَيْلِ بْنِ أَبِي حَزْمٍ وَهَكَذَا رُوِيَ عَنْ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَغَيْرِهِمْ أَنَّهُمْ شَدَّدُوا فِي هَذَا فِي أَنْ يُفَسَّرَ الْقُرْآنُ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَأَمَّا الَّذِي رُوِيَ عَنْ مُجَاهِدٍ وَقَتَادَةَ وَغَيْرِهِمَا مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ أَنَّهُمْ فَسَّرُوا الْقُرْآنَ فَلَيْسَ الظَّنُّ بِهِمْ أَنَّهُمْ قَالُوا فِي الْقُرْآنِ أَوْفَسَّرُوهُُ بِغَيْرِ عِلْمٍ أَوْ مِنْ قِبَلِ أَنْفُسِهِمْ وَقَدْ رُوِيَ عَنْهُمْ مَا يَدُلُّ عَلَى مَا قُلْنَا أَنَّهُمْ لَمْ يَقُولُوا مِنْ قِبَلِ أَنْفُسِهِمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ مَهْدِيٍّ الْبَصْرِيُّ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ مَا فِي الْقُرْآنِ آيَةٌ إِلَّا وَقَدْ سَمِعْتُ فِيهَا شَيْئًا حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ قَالَ قَالَ مُجَاهِدٌ لَوْ كُنْتُ قَرَأْتُ قِرَاءَةَ ابْنِ مَسْعُودٍ لَمْ أَحْتَجْ إِلَى أَنْ أَسْأَلَ ابْنَ عَبَّاسٍ عَنْ كَثِيرٍ مِنْ الْقُرْآنِ مِمَّا سَأَلْتُ

Hadits dari Ibn Abbas r.a lebih jauh menerangkan:
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اتَّقُوا الْحَدِيثَ عَنِّي إِلَّا مَا عَلِمْتُمْ فَمَنْ كَذَبََ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ وَمَنْ قَالَ فِي الْقُرْآنِ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ

قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ

Dari Ibn Abbas رضي الله عنهما Dari Rasulullah SAW, beliau bersabda: "Takutlah (berhati-hatilah) mengenai hadits/perkataan ku (tidak lain) hendaknya (engkau sampaikan) dari apa yang engkau ketahui (mempunyai ilmu), maka, siapa yang berkata atas namaku (memalsu hadits ataupun salah tafsir) maka silahkan mengambil tempatnya di neraka, dan siapa yang berkata mengenai isi Al-Qur'an dengan pendapatnya sendiri, maka silahkan mengambil tempatnya di neraka." (Sunan Tirmidzi). Berkata Abu Isa: ini hadits Shahih

 Ilmu yang harus dikuasai oleh "Penafsir" Al Qur'an:
1.ilmu ilmu alat seperti nahwu,sharrof,balaghah.
2.ushulul qur'an.
3.ushulul figh.
4.qawaidul figh.
5.mushthalah hadits dll.
SELAMA INI UMAT ISLAM TERTIPU OLEH PROPAGANDA PROPAGANDA MANIS WAHABI SEPERTI BERDIRI TEGAR DI ATAS SUNNAH MAUPUN MENGIKUTI JALAN SALAF YANG FAKTANYA MEREKA MENGIKUTI JALAN ULAMA TANDUK SETAN LAKNATULLAH
BACA JUGA Apa itu Wahabi ???  dalam artikel ini saya ulas mengenai WAHABI VERSI HADIS NABI , WAHABI VERSI IBNU TAIMIYAH DAN KOMISI FATWA SAUDI BESERTA VIDEO KHAZANAH ISLAM TRANS 7
Penyebab Kesesatan Wahabi Adalah Salah Tafsir Al qur'an Hadis

Penyebab Kesesatan Wahabi Adalah Salah Tafsir Al qur'an Hadis

jika kita bertanya pada umat wahabi mengenai keberadaan Allah pasti mereka akan menjawab  ALLAH ada di langit , h h h h h h seperti dewa ...
4.82/ 5 (91)
jika kita bertanya pada umat wahabi mengenai keberadaan Allah pasti mereka akan menjawab  ALLAH ada di langit , h h h h h h seperti dewa ...
4 Dari 5 BINTANG

Ibnu Taimiyah : Mencuci Daging Termasuk Bid'ah

dari sahabat facebook Budi Budi
Ibnu Taimiyah : Mencuci Daging Termasuk Bid'ah 2Ibnu Taimiyah : Mencuci Daging Termasuk Bid'ah Ibnu Taimiyah : Mencuci Daging Termasuk Bid'ah 3




PENGUMUMAN2 SEBAGAI ANAK YG SHOLEH ATAU SHOLEHAH SEBAIKNYA KITA MEMBERITAHUKN IBU KITA YG CANTIK JELITA UTK TDK MENCUCI DAGING KARNA ITU BID AH...
Ibnu Taimiyah berkata,
إن غسل اللحم بدعة، فما زال الصحابة رضوان الله عليهم على عهد النبي صلى الله عليه وسلم يأخذون اللحم فيطبخونه ويأكلونه بغير غسل، وكانوا يرون الدم في القدر خطوطاً .
“Mencuci daging sembelihan adalah bid’ah. Para sahabat g di masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu mengambil daging lantas memasak dan memakannya tanpa mencucinya terlebih dahulu, dalam keadaan mereka melihat darah dalam bejana membentuk garis-garis. Sebab, Allah hanya mengharamkan kepada mereka darah yang mengalir dan yang tumpah, adapun yang tersisa pada urat-urat tidak diharamkan.” Majmu Fatawa, 21/522/253)
 Apa urusannya ini dengan menvonis bid’ah atas pencucian daging?
Ini sangat eneh sekali!
Ibnu Taimiyyah melanjutkan, ia berkata dalam Majmû’ Fatâwa, 21/523:

مجموع الفتاوى – (ج 21 / ص 523) وسكين القصاب يذبح بها ويسلخ فلا تحتاج إلى غسل  فإن غسل السكاكين التي يذبح بها بدعة

“Dan pisau penyembelih/tukang jagal yang ia gunakan menyembelih dan menguliti hewan sembelihan itu tidak perlu dicuci, karena mencuci pisau-pisau yang dipakai menyembelih hewan itu hukumnya BID’AH.”!

PENDAPAT ULAMA SUNNI :
 terdapat darah yang dihukumi najis yang di ma’fu (diampuni) kalau tidak bercampur dengan perkara lain seperti air sedang menurut Imam an-Nawaawi serta as-Subky dihukumi SUCI
وأما الدم الباقي على اللحم وعظامه وعروقه من المذكاة فنجس معفو عنه وذلك إذا لم يختلط بشيء كما لو ذبحت شاة وقطع لحمها فبقي عليه أثر من الدم وإن تلون المرق بلونه بخلاف ما لو اختلط بغيره كالماء كما يفعل في البقر الذي تذبح في المحل المعد لذبحها من صب الماء عليها لإزالة الدم عنها فإن الباقي من الدم على اللحم بعد صب الماء عليه لا يعفى عنه وإن قل لاختلاطه بأجنبي ولو شك في الاختلاط وعدمه لم يضر لأن الأصل الطهارة
Sedang darah yang terdapat pada daging, tulang, urat dari hewan yang disembelih maka hukumnya najis yang dima’fu bila tidak tercampuri sesuatu, seperti bila seekor kambing disembelih, dagingnya dipotong-potong dan ternyata masih tersisa bekas darahnya meskipun air kuah masih berwarna merah karenanya. Berbeda saat ia tercampuri oleh perkara lainnya seperti air misal seekor sapi yang disembelih ditempat yang telah dipersiapkan yang disirami air agar menghilangkan darahnya, maka bila masih tersisa darah pada daging setelah penyiraman air tersebut darahnya tidak dima’fu (harus dicuci dan dibersihkan sebelum memasaknya) meskipun hanya sedikit karena telah bercampur dengan hal lain. Bila diragukan tercampur dengan hal lain dan tidaknya maka tidak bahaya karena kaidah asalnya adalah suci. (Nihaayah az-Zain I/40)
( قوله حتى ما بقي على نحو عظم ) أي حتى الدم الباقي على نحو عظم فإنه نجس وقيل إنه طاهر وهو قضية كلام النووي في المجموع وجرى عليه السبكي
(Hingga darah yang tersisa pada semacam tulang) artinya darah yang tersisa pada semacam tulang hewan yang disembelih dihukumi najis, namun dikatakan menurut pendapat ulama “sesungguhnya ia suci” dan inilah keputusan pernyataan an-Nawawy dalam kitab al-Majmu’ dan yang dijalani oleh as-Subky. (I’aanah at-Thoolibiin I/83 / Mughnil Muhtaj juz I hal 79.) Wallahu a’lam bish-Shawab

Ibnu Taimiyah : Mencuci Daging Termasuk Bid'ah

Ibnu Taimiyah : Mencuci Daging Termasuk Bid'ah

dari sahabat facebook  Budi Budi PENGUMUMAN2 SEBAGAI ANAK YG SHOLEH ATAU SHOLEHAH SEBAIKNYA KITA MEMBERITAHUKN IBU KITA YG CANTI...
4.82/ 5 (91)
dari sahabat facebook  Budi Budi PENGUMUMAN2 SEBAGAI ANAK YG SHOLEH ATAU SHOLEHAH SEBAIKNYA KITA MEMBERITAHUKN IBU KITA YG CANTI...
4 Dari 5 BINTANG

Fitnah Wahabi pada Imam Al Ghazali dan Ihya Ulumuddin

Fitnah Wahabi pada Imam Al Ghazali dan Ihya Ulumuddin
Sahabat2 Aswaja di Seluruh Indonesia, Hati-hati jika anda menemukan buku ini, SESAT MENYESATKAN. 
===================================
Dari judul nampak mengesankan seolah-seolah ini buku "putih" yang bermakna suci dan bersih.
Namun ketahuilah bahwa buku ini merupakan hinaan kepada kitab Ihya dan Imam Ghazali secara khusus. Karena isinya banyak yang dibuang, lebih parah lagi dikurang-ditambah sesuai faham penulisnya, yakni faham Salafi Wahabi.
Penulisnya beralasan bahwa kitab Ihya dipenuhi Hadits palsu, ajaran Tasawuf yang menyesatkan serta kisah-kisah batil yang menurut mereka tidak ada sumbernya, padahal kedangkalan ilmu mereka yang tidak sampai kepada ilmu Imam Ghazali.
Imam Ghazali adalah Hujjatul Islam, yakni pembela agama Islam. Gelar ini diberikan Ulama hanya kepada seseorang yang telah berjasa mempertahankan prinsip-prinsip agama yang lurus semasa hidupnya. Jadi mana mungkin Imam Ghazali memasukan Hadits palsu, ajaran sesat dan riwayat yang batil dalam kitab-kitabnya.

Baca Juga Bukti Seluruh imam wahabi dan imam madzhab benarkan tasawuf
Fitnah Wahabi pada Imam Al Ghazali dan Ihya Ulumuddin

Fitnah Wahabi pada Imam Al Ghazali dan Ihya Ulumuddin

Sahabat2 Aswaja di Seluruh Indonesia, Hati-hati jika anda menemukan buku ini, SESAT MENYESATKAN.  ========================== ========= D...
4.82/ 5 (91)
Sahabat2 Aswaja di Seluruh Indonesia, Hati-hati jika anda menemukan buku ini, SESAT MENYESATKAN.  ========================== ========= D...
4 Dari 5 BINTANG

HUKUMnya Syair puji pujian sebelum shalat berjama'ah

HUKUMnya Syair puji pujian sebelum shalat berjama'ah
Disamping sya'ir puji pujian sebagai syiar agama
juga mengajarkan anak anak kita mencintai syair religi
yang penuh hikmah dan nasehat
JANGAN SAMPAI ANAK ANAK KITA LEBIH HAPAL LAGU DEWA
DARIPADA SYAIR RELIGI YG MEMPERKOKOH IMAN
Membaca dzikir dan syair sebelum pelaksanaan shalat berjama'ah, adalah perbuatan yang baik dan dianjurkan. Anjuran ini bisa ditinjau dari beberapa sisi. Pertama, dari sisi dalil, membaca syair di dalam masjid bukan merupakan sesuatu yang dilarang oleh agama. Pada masa Rasulullah SAW, para sahabat juga membaca syair di masjid. Dalam sebuah hadits: عَنْ سَعِيْدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ قَالَ مَرَّ عُمَرُ بِحَسَّانِ بْنِ ثاَبِتٍ وَهُوَ يُنْشِدُ فِيْ الْمَسْجِدِ فَلَحَظَ إلَيْهِ فَقَالَ قَدْ أنْشَدْتُ وَفِيْهِ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْكَ ثُمَّ الْتَفَتَ إلَى أبِي هُرَيْرَةَ فَقَالَ أسَمِعْتَ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ أجِبْ عَنِّيْ اَللّهُمَّ أيَّدْهُ بِرُوْحِ اْلقُدُسِ قَالَ اَللّهُمَّ نَعَمْ Dari Sa'id bin Musayyab, ia berkata, Suatu ketika Umar berjalan kemudian bertemu dengan Hassan bin Tsabit yang sedang melantunkan syair di masjid. Umar menegur Hassan, namun Hassan menjawab, aku telah melantunkan syair di masjid yang di dalamnya ada seorang yang lebih mulia darimu. Kemudian ia menoleh kepada Abu Hurairah. Hassan melanjutkan perkataannya. Bukankah engkau telah mendengarkan sabda Rasulullah SAW, jawablah pertanyaanku, ya Allah mudah-mudahan Engkau menguatkannya dengan Ruh al-Qudus. Abu Hurairah lalu menjawab, Ya Allah, benar (aku telah medengarnya). (HR. Abu Dawud [4360] an-Nasa'i [709] dan Ahmad [20928]). Meogomentari hadits ini, Syaikh Ismail az-Zain menjelaskan adanya kebolehan melantunkan syair yang berisi puji-pujian, nasihat, pelajaran tata krama dan ilmu yang bermanfaat di dalam masjid. (Irsyadul Mu'minin ila Fadha'ili Dzikri Rabbil 'Alamin, hlm. 16). Kedua, dari sisi syiar dan penanaman akidah umat. Selain menambah syiar agama, amaliah ini merupakan strategi yang sangat jitu untuk menyebarkan ajaran Islam di tengah masyarakat. Karena di dalamnya terkandung beberapa pujian kepada Allah SWT, dzikir dan nasihat. Ketiga, dari aspek psikologis, lantunan syair yang indah itu dapat menambah semangat dan mengkondisikan suasana. Dalam hal ini, tradisi yang telah berjalan di masyarakat tersebut dapat menjadi semacam warming (persiapan) sebelum masuk ke tujuan inti, yakni shalat lima waktu. Manfaat lain adalah, untuk mengobati rasa jemu sembari menunggu waktu shalat jama'ah dilaksanakan. Juga agar para jama'ah tidak membicarakan hal-hal yang tidak perlu ketika menunggu shalat jama'ah dilaksanakan. Dengan beberapa alasan inilah maka membaca dzikir, nasehat, puji-pujian secara bersama-sama sebelum melaksanakan shalat jama'ah di masjid atau di mushalla adalah amaliah yang baik dan dianjurkan. Namun dengan satu catatan, tidak mengganggu orang yang sedang melaksanakan shalat. Tentu hal tersebut disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing masjid dan mushalla masing-masing.
HUKUMnya Syair puji pujian sebelum shalat berjama'ah

HUKUMnya Syair puji pujian sebelum shalat berjama'ah

Disamping sya'ir puji pujian sebagai syiar agama juga mengajarkan anak anak kita mencintai syair religi yang penuh hikmah dan nasehat...
4.82/ 5 (91)
Disamping sya'ir puji pujian sebagai syiar agama juga mengajarkan anak anak kita mencintai syair religi yang penuh hikmah dan nasehat...
4 Dari 5 BINTANG

Sony Nur PROFIL ADMIN

Sony Nur adalah Ustad Blogger dari
Surabaya, Jawa Timur
Indonesia
Follow Sony Nur Di Dan

Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger
-->