Oktober 2016

ANTI TERORIS-KHOWARIJ FITNAHTAN LIL ALAMIN membongkar kesesatan dan bahaya ajaran wahabi tanduk setan ahlul fitnah dari najd berdasarkan al qur'an dan as sunnah serta pendapat fatwa para ulama sunni

Semua Teroris di NKRI Adalah Wahabi salafy

Semua Teroris Di Indo Dari Wahabi

Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian MA PhD segera membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pasalnya, Ormas ini sudah jelas tidak mau menerima ideologi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945 karena mereka ingin mendirikan khilafah Islamiyah di Indonesia.
“HTI harus kita anggap musuh bersama. Mereka anti-nation (nasionalis), anti-negara kebangsaan. Ingin mendirikan khilafah seperti zaman Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Mimpinya seperti itu. Kami mengusulkan kepada Kapolri mumpung ketemu di sini, HTI bubarkan,” tegas Kiai Said usai melakukan penandatanganan MoU antara PBNU dan Polri terkait Penanganan Konflik Sosial dan Ujaran Kebencian (Hate Speech) di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (1/9) kemarin.
Hadir pada acara ini Ketua PWNU Jatim KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah yang juga menyampaikan sambutan. Juga digelar seminar sampai pukul 17.00 WIB, menghadirkan pemakalah Dr Suko Widodo (Fisip Unair), Ihsab Ali Fauzi (ketua PUSAD Paramadina), KH Anwar Iskandar (wakil syuriah PWNU Jatim), Irjen Pol Unggung Cahyono (Asopos Kapolri), dan perwakilan Mabes TNI.
Kembali ke pernyataan KH Said Aqil, selain HTI dia juga mengusulkan Kapolri membubarkan organisasi yang membahayakan NKRI lainnya seperti Majelis Mujahidin, dan Jamaah Takfir Wal Hijrah. “Orang-orang yang suka menyebar kebencian, teroris dan radikalis adalah musuh kita bersama sehingga harus diusir dari Indonesia,” ungkap Kang Said, panggilan akrabnya.
Langkah seperti ini juga pernah dicontohkan Nabi Muhammad saw saat membuka Kota Madinah. Bahkan Allah sendiri dalam salah satu surat Alqurán memerintahkan kepada Rasulullah untuk memerangi kaum munafik dan orang yang suka membuat teror (zalim) mengatasnamakan agama di Madinah supaya diperangi dan jangan dianggap sebagai saudara atau tetangga. “Kita di sini juga harus demikian, usir orang-orang yang suka menebar teror mengatasnamakan agama dari Indonesia,” jelasnya.
<p>Bagi NU, konsep bernegara itu jelas mengacu konsep pemikiran Hadratus syech KH Hasyim Asyári pendiri NU yang dicetuskan pada 1914 di mana Islam dan nasionalisme (kebangsaan) harus bersatu dan jangan dipertentangkan.
“Islam saja belum tentu bisa menyatukan umat dan nasionalisme saja tanpa agama bisa menjadikan nasionalisme yang liberal, abangan, kering dan tidak punya nilai (spirit) dalam nasionalisme itu sendiri,” beber Kang Said.
Karena itu, Mbah Hasyim Asyári kemudian membuat  jargon yang sangat terkenal yaitu “cinta tanah air itu sebagian dari iman” (Hubbul Wathon Minal Iman). Bahkan Kiai Hasyim Asy’ari memerintahkan Mbah Wahab Chasbullah menciptakan mars “Ya Ahlal Wathon” untuk membangkitkan perjuangan umat dalam melawan bangsa penjajah.
“Tidak ada ulama di dunia yang mengatakan Hubbul Wathon Minal Iman kecuali KH Hasyim Asyári. Makanya di negara-negara Timur Tengah seorang nasionalis tidak ulama dan yang ulama tidak nasionalis. Ini bedanya dengan di Indonesia karena sebagian besar tokoh nasionalis juga seorang ulama dan yang ulama juga nasionalis,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketum PBNU ini juga mengingatkan kepada Kapolri supaya memantau beberapa pondok pesantren di Indonesia yang menjadi penyebar paham radikalisme yang selangkah lagi menjadi gerakan terorisme yang dapat mengancam keutuhan NKRI.
“Ada 20 pesantren, semuanya Wahabi. Wahabi memang bukan teroris tapi ajarannya ekstrem. Kita ini semuanya dianggap bid’ah dan musyrik karena menurut mereka Maulid Nabi itu bid’ah, Isra’ Miraj bid’ah, ziarah kubur musyrik, haul musyrik, dan semuanya masuk neraka. Kami khawatir murid mereka memahami kalau begitu boleh dibunuh dong orang ini karena kerjaannya musyrik semua,” terang Kang Said.
Teroris di RI Keluaran Wahabi
Ia juga berani memastikan bahwa pelaku teroris lokal adalah keluaran pesantren wahabi. Contohnya pelaku bom bunuh diri di Polresta Cirebon, Saifuddin, adalah alumni dari Pesantren As-Sunnah di Desa Kali Tanjung, Kecamatan Graksan, Cirebon Selatan.
Kemudian pelaku bom hotel Ritz Charton, Syarifufin, dari Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kuningan, Jawa Barat, juga keluaran As-Sunnah. Dan direktur pesantren itu bernama Salim Bajri Yusuf Ba’itsa.
Selain itu, Ahmadd Yusuf dari Cirebon Timur, pelaku bom Gereka Bethel di Solo, juga keluaran pesantren Wahabi. Kemudian yang mati di Jalan Thamrin Jakarta itu semua alumni dari pesantren beraliran Wahabi seperti Bahrun Naim, Afifi dari Subang, Dian Ali dari Tegal, Muazzam dari Desa Kedung Wungu, Kecamatan Karang Ampel, Indramayu.
“Abu Wardah, Santoso, Amrozi, Ali Gufron, Imam Samudra, Dul Matin dan Umar Patek yang mertuanya bernama H Shofi pemilik salah satu Pom bensin di Pemalang, Jawa Tengah juga alumni pesantren berpaham Wahabi,” jelas KH Said Agil Siradj.
Pesantren Wahabi lainnya yang perlu dipantau dan diwaspadai adalah Pesantren Al Faruq di Jalan Danau Toba, Jember, Jawa Timur yang Ketuanya bernama Amin Rojab, Pesantren Al Fitroh di Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya yang direkturnya bernama Ainul Harist. Kemudian Pesantren Umar bin Khottob di Mataram.
Pesantren As Soffah di Lenteng Agung Jakarta yang diketuai oleh Maman Abdurahman yang pernah terlibat dalam pengeboman Hotel Atrium, akibatnya pernah dipenjara 1 tahun. Kemudian ada lagi Pesantren Ulil Albab di Bandar Lampung ketuanya Yazid.
“Kami minta kepolisian mengawasi pesantren-pesantren itu karena menyebarkan paham Wahabi dan radikalisme yang dikhawatirkan menjadi bibit teroris di Indonesia,” jelas Kang Said.
Musuh bersama lainnya yang tengah berusaha mendapatkan pengakuan dan minta dilegalkan perkawinan sejenis adalah LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender). Bahkan organisasi trans nasional ini mendapat kucuran dana 150 miliar dari perusahaan internasional yaitu Starbuck.
“Ini termasuk kelompok yang suka membikin gaduh dan membuat tidak aman di madinah (negara) kita karena termasuk kategori  kelompok Murjifun sehingga tidak boleh dibiarkan berkembang bahkan kalau perlu kita perangi,” pungkasnya.

Memberi Manfaat ke NU
Dari Jakarta,  Sekjen PBNU Helmy Faisal Zaini menghimbau pengurus NU untuk selalu waspada dan hati-hati dengan gerakan Wahabi yang mengobrak abrik tradisi dan ajaran ahlussunnah wal jamaah (Aswaja). “Saya kira kita semuanya harus selalu waspada dan lebih berhati-hati terhadap gerakan Wahabi,” ujarnya kepada Duta di Jakarta, Kamis (1/9)
Meski demikian, Helmy enggan mempermasalahkan gerakan Wahabi yang memberi manfaat kepada warga NU, semisal masalah pendidikan, banyak kader NU yang sekolah dan lulus dari kampus milik Wahabi. “Asalkan jangan sampai ikut ajaran Wahabi sajalah,” ujarnya.
Karena itu, ke depan kata Helmy, pentingnya sebuah penyaringan atau seleksi dari kader-kader NU yang akan dan sudah telanjur masuk Wahabi. “Pokoknya kami berusaha dan terus membentengi mereka untuk tidak lagi masuk menjadi agen Wahabi,” terangnya.
Banyak Nahdliyin Tergiur Wahabi
Sementara itu, Ketua Lembaga Takmir Masjid PBNU KH Mansur Saerozy mengatakan, gerakan Wahabi di Indonesia sudah tahap akut atau mengkhawatirkan. Dengan berbagai pola dan cara mereka melakukan satu gerakan untuk menyiarkan agenda Wahabi. “Cara mereka terbukti berhasil, banyak orang kita yang ikut dan tergiur dengan rayuannya,” ujarnya
Dikatakannya, cara-cara licik gerakan Wahabi terus gencar dilakukan, baik melalui media maupun berbagai macam cara, dan tampaknya usaha mereka berhasil. Seperti, membuat buku pedoman ibadah, membuat pamflet tata cara ibadah yang baik dan benar, memasang juru dakwahnya untuk masuk ke masjid musala, dan yang lebih ngeri lagi, katanya Wahabi memanfaatkan media sosial sebagai alat dakwah dan menyebarkan ajarannya. “Tentu ini yang harus diwaspadai oleh semua umat muslim, terutama warga NU, jangan sampai tergiur dan mengikuti ajaran wahabi,” ungkapnya
Diakuinya, gerakan atau cara Wahabi mengajak umat muslim lainnya untuk mengikuti ajarannya memang tidak kentara, dan terkesan tidak bermasalah. Apalagi bagi orang awam yang sama sekali kurang paham tentang agama. Kesempatan emas itulah yang dimanfaatkan orang wahabi untuk leluasa merekrut dan mengajak orang awam bergabung ke wahabi. “Jadi banyak yang ikut mereka itu gara-gara tidak tahu dan kurang paham tentang agama,” ujarnya.
Menurut dia, gerakan Wahabi di Indonesia jauh lebih rapi gerakannya dibandingkan dengan Wahabi di luar negeri. Model gerakan yang tersistem,massif, dan terstrukur. Jiwa dan harta mereka keluarkan hanya agar bagaimana Wahabi berkembang dan besar. “Kalau soal duit, saya kira berapa miliaar yang sudah mereka keluarkan, belum lainnya, banyaklah,” ungkapnya.
Oleh karena itu, kata Kiai Mansur, LTM sebagai salah satu lembaga PBNU, memiliki tanggung jawab dan tugas untuk menyelesaikan masalah ini. Salah satu caranya, LTM menerbitkan buku-buku panduan beribadah ala ahlussunah wal jamaah (NU) yang disebarkan ke seluruh masjid di Indonesia, melakukan plangisasi masjid dan musola NU, melakukan sertifikasi tanah masjid NU, dan sebagainya. “Intinya, NU harus lebih cerdas dan cepat daripada wahabi,” pungkasnya.

Kapolri: NU Pendiri NKRI
Kembali ke penandatangan MoU PBNU-Polri dalam penanganan konflik sosial dan ujaran kebencian (hate speech), Kapolri Jenderal Tito Karnavian dipilihnya NU sangat tepat. Sebab, NU merupakan salah satu elemen pendiri bangsa Indonesia sehingga menjaga keutuhan NKRI juga menjadi tanggung jawab besar warga nahdliyin.
Menurut Tito, sebelum Indonesia merdeka ada empat kelompok yang turut berjasa besar dalam pendirian NKRI. Tapi hanya tiga kelompok yang bersepakat negara Indonesia yang akan didirikan haruslah bisa mengakomodir kebhinekaan, toleransi dan nasionalis.
“Tiga elemen itu adalah kelompok nasionalis yang dimotori Soekarno-Hatta, kelompok laskar pemuda yang melahirkan TNI/Polri, dan kelompok Islam moderat yang diwakili NU. Sehingga NU adalah pendiri bangsa yang wajib menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.
Pertimbangan lainnya, kata Tito, organisasi keagamaan yang memiliki anggota sekitar 93 juta itu memiliki jaringan yang sangat besar dan memiliki ideologi yang moderat (toleran) sehingga bisa disinergikan dengan Polri dan TNI yang memiliki tugas menjaga keamanan dan pertahanan Indonesia.
“Aparat Polri dan TNI itu terbatas dan tak mungkin bisa menjaga keamanan dan pertahanan bangsa jika tak melibatkan seluruh komponen bangsa,”  jelasnya.
Secara kebetulan, PBNU juga memiliki singkatan yang sama dengan empat pilar kebangsaan. PBNU itu juga bisa disingkat Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI. dan UUD 1945.
Sedangkan dipilihnya Kota Surabaya sebagai tempat MoU Polri dengan NU terkait penanganan konflik sosial dan hate speech, lanjut Tito. juga sangat tepat karena NU lahir di Kota Pahlawan Surabaya. “Mari kita pertahankan NKRI dari Kota Pahlawan. Sebenarnya Polri dengan NU itu kerja sama atau pacarannya sudah lama tapi baru sekarang nikah secara resmi,” ungkapnya.
Indonesia sebagai negara yang meniliki jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, mempunyai potensi besar konflik sosial yang bisa dipicu oleh persoalan politik, ekonomi, sosial budaya, SARA, batas wilayah, sumber daya alam (SDA) maupun distribusi SDA.
“Karena itu persoalan konflik sosial menjadi salah satu prioritas Polri dalam menciptakan keamanan masyarakat setelah terorisme. Konflik sosial itu bisa berdampak luas sehingga harus bisa dicegah sedini mungkin dengan melibatkan seluruh elemen bangsa termasuk NU,” jelas mantan Kapolda Metrojaya ini.
Konflik sosial yang timbul biasanya dibagi dua kategori, yaitu by nature (alami) dan by desain. Sedangkan hate speech (ujaran kebencian) merupakan bagian dari proses (treager) konflik sosial lantaran ujaran kebencian bisa memprovokasi dan memobilisasi massa untuk terjadinya konflik.
“Kapolri telah mengeluarkan perangkat hukum berupa SE No.6/X/2015 tentang penanganan ujaran kebencian (hate speech). Sedangkan penegakan hukumnya bisa menggunakan Pasal 156, 157, 310 KUHP atau Pasal 28 jis, Pasal 45 ayat (2) UU No.11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, serta Pasal 16 UU No.40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis,” ujar Tito Karnavian.
Penanganan konflik sosial, lanjut Tito, juga menjadi tanggung jawab kepala daerah. Hal itu tertuang dalam Inpres No 2 Tahun 2013 yang diperbaharui menjadi Inpres No.1 tahun 2014 mengamanatkan kepala daerah membentuk tim terpadu penanganan konflik sosial. Ketuanya kepala daerah, wakilnya bisa dari Polri/TNI dan anggotanya dari tokoh masyarakat maupun Ormas. (Voai)
Sumber: https://satuislam.wordpress.com/2016/09/04/pbnu-semua-teroris-di-republik-ini-adalah-wahabi/
Semua Teroris di NKRI Adalah Wahabi salafy

Semua Teroris di NKRI Adalah Wahabi salafy

Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian MA PhD segera membubarkan Hizbut Tahrir Indones...
4.82/ 5 (91)
Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian MA PhD segera membubarkan Hizbut Tahrir Indones...
4 Dari 5 BINTANG

Fatwa Ibnu Taimiyah : Neraka Punah Dan Siksaan Pada Orang Kafirpun Berakhir

■ NERAKA AKAN PUNAH DAN SIKSAAN ORANG KAFIR DINERAKA AKAN BERAKHIR USAI.
.DIKUTIP DARI SAHABAT FACEBOOK Salman Farisi
◎ Didalam.
~ Kitab: Ar-Radd ‘Ala Man Qala Bi Fana’ Al-Jannah Wa An-Naar.
~ Karya: Ibnu Taimiyah.
~ Halaman: 67, 71-72.
.
→ Pada Halaman 67, Ibn Taimiyah menuliskan sebagai berikut:
.
”Di dalam kitab al-Musnad karya ath-Thabarani disebutkan bahwa:
Di bekas tempat Neraka nanti akan tumbuh tumbuhan Jirjir. Dengan demikian maka Pendapat bahwa:
Neraka akan Punah dikuatkan dengan Dalil dari al-Qur’an, Sunnah,
Dan perkataan para sahabat.
Sementara mereka yang mengatakan bahwa Neraka Kekal
Tanpa Penghabisan tidak memiliki Dalil baik dari al-Qur’an maupun Sunnah”
(Lihat ar-Radd ‘Ala Man Qala Bi Fana’ an-Nar, h. 67).
(Atau lihat Scan kitab dibawah...!!)
.
● Pernyataan Ibnu Taimiyah tsb diatas,
diikuti oleh:
- Ibn Al-Qayyim.
Dalam Kitabnya: Hadi Al-Arwah Ila Bilad al-Afrah,
Halaman. 579 dan 582.
.
- Abd Al-Karim Al-Humaid, (Al-Wahabiyyah)
Dalam kitabnya: ”al-Qaul al-Mukhtar Li Fana’ an-Nar”.
.
→ Di dalam kitab tsb:
Dia dengan sangat tegas dan gamblang sebagaimana judul buku tersebut Mengatakan bahwa:
"Neraka akan Punah, serta seluruh siksaan terhadap orang-orang kafir di dalamnya akan Habis.
(Lihat al-Qaul al-Mukhtar Li Fana’ an-Nar, h. 8, Riyadl, Saudi)
.
■ NERAKA TIDAK AKAN PUNAH DAN TETAP KEKAL.
.
◎ Didalam.
~ Kitab: Majmu' Fatawa.
~ Karya: Ibnu Taimiyah.
~ Juz: 18.
~ Halaman: 307.
.
Ibn Taimiyah berkata bahwa:
“Kaum Salaf dan para pemimpin Umat ini,
Serta Ahlu Sunnah wal Jama’ah, Sepakat bahwa:
Ada beberapa ciptaan Allah, seperti Surga, Neraka, ‘Arasy,
dan lain-lain yang Tidak akan Pernah Berakhir keberadaannya sama sekali.
Tidak ada yang berpendapat bahwa setiap ciptaan Allah akan Binasa.
.
Kecuali beberapa filsuf dan Pelaku Bid’ah, seperti Al-Jahm ibn Shafwan, Kaum Mu’tazilah,
Dan beberapa pihak lain.
Pendapat ini keliru dan bertentangan dengan Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah, dan kesepakatan kaum salaf dan para imam umat ini".
.
(Bukti scan kitab dibawah..!!)
.
○○○○○○○○○○○○○○○○○○○
.
● Coba Perhatikan...!!
.~ Dalam Kitab: Ar-Radd ‘Ala Man Qala Bi Fana’ Al-Jannah Wa An-Naar.
Ibnu Taimiyah Mengatakan Neraka akan Musnah, dan Siksaan orang-orang kafir akan berakhir dan usai.
→ Dan Mereka yang mengatakan bahwa Neraka Kekal
Tanpa Penghabisan Tidak Memiliki Dalil baik dari al-Qur’an maupun Sunnah”
.~ Didalam Kitab: Majmu' Fatawa.
Dia mengatakan Neraka Kekal,
→ justru hal ini sangat bertentangan dengan FIRMAN ALLAH
.“Sesungguhnya orang-orang kafir, yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik, (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk”. [Al Bayyinah:6].
Mereka ingin keluar dari neraka padahal mereka sekali-sekali tidak dapat keluar daripadanya, dan mereka beroleh adzab yang kekal”. [Al Maidah:36-37].
SEBENARNYA UMAT WAHABI INI MENGIKUTI KITABULAH ATAUKAH NAFSU SETAN MEREKA ?
Fatwa Ibnu Taimiyah : Neraka Punah Dan Siksaan Pada Orang Kafirpun Berakhir wahabiFatwa Ibnu Taimiyah : Neraka Punah Dan Siksaan Pada Orang Kafirpun Berakhir


Fatwa Ibnu Taimiyah : Neraka Punah Dan Siksaan Pada Orang Kafirpun BerakhirFatwa Ibnu Taimiyah : Neraka Punah Dan Siksaan Pada Orang Kafirpun Berakhir

*** Alhamdulillah telah tersedia gratis apikasi android BLOG PONSEL ASWAJA, semoga bermanfaat Klik  DOWNLOAD APLIKASI ANDROID BLOG PONSEL ASWAJA

Fatwa Ibnu Taimiyah : Neraka Punah Dan Siksaan Pada Orang Kafirpun Berakhir

Fatwa Ibnu Taimiyah : Neraka Punah Dan Siksaan Pada Orang Kafirpun Berakhir

■ NERAKA AKAN PUNAH DAN SIKSAAN ORANG KAFIR DINERAKA AKAN BERAKHIR USAI. .DIKUTIP DARI SAHABAT FACEBOOK  Salman Farisi ◎ Didalam. ~ Kit...
4.82/ 5 (91)
■ NERAKA AKAN PUNAH DAN SIKSAAN ORANG KAFIR DINERAKA AKAN BERAKHIR USAI. .DIKUTIP DARI SAHABAT FACEBOOK  Salman Farisi ◎ Didalam. ~ Kit...
4 Dari 5 BINTANG

Imam Besar Wahabi Akui Kebenaran Nur Muhammad

SELURUH ALAM SEMESTA TERWUJUD ASBAB SAYYIDINA MUHAMMAD SAW ☆☆
.dikutip dari sahabat facebook Salman Farisi
● Kitab: Majmu’ Fatawa
● Karya: Ibnu Taimiyah.
● jilid 11
● Halaman: 98
.
وَمُحَمَّدٌ إنْسَانُ هَذَا الْعَيْنِ ؛ وَقُطْبُ هَذِهِ الرَّحَى وَأَقْسَامُ هَذَا الْجَمْعِ كَانَ كَأَنَّهَا غَايَةُ الْغَايَاتِ فِي الْمَخْلُوقَاتِ فَمَا يُنْكَرُ أَنْ يُقَالَ : إنَّهُ لِأَجْلِهِ خُلِقَتْ جَمِيعهَا وَإِنَّهُ لَوْلَاهُ لَمَا خُلِقَتْ فَإِذَا فُسِّرَ هَذَا الْكَلَامُ وَنَحْوُهُ بِمَا يَدُلُّ عَلَيْهِ الْكِتَابُ وَالسُّنَّةُ قُبِلَ ذَلِكَ
.
“Nabi Muhammad Saw Edalah esensi kedua mata ini.
Beliau adalah poros segala pergerakan alam ini.
Beliau Laksana puncak dari seluruh Penciptaan.
Maka tak bisa ditepis lagi bahwa untuk Beliaulah seluruh alam ini diciptakan.
Kalau Bukan karena Beliau, Takkan TerWujud Seluruh Semesta ini.

berikut ini hadis Nur Muhammad :
 " Ya Rasulullah , demi bapaku ,engkau dan ibuku ,khabarkanlah daku berkenaan awwal-awwal sesuatu yg Allah taala telah ciptakan sebelum sesuatu ! .
Bersabda Nabi saw : Ya  Jabir, Sesungguhnya Allah taala menciptakan sebelum sesuatu, Nur Nabi mu daripada Nur Nya . Maka jadilah  Nur tersebut berkeliling dengan QudratNya sekira-kira yg menghendaki Allah taala.
Pada hal tiada pada waktu itu lagi Lauh, tiada Qalam dan tiada Syurga dan tiada Neraka dan tiada Malaikat tiada langit dan tiada bumi dan tiada matahari dan tiada bulan dan tiada jin dan tiada manusia…..hingga akhir al hadis. "
al-Hafiz Abi Bakar 'Abdur Razzaq bin Humam bin Nafi' ash-Shan`aani dengan sanad yang shahih dari Jabir r.a. 
Bila ucapan ini dan semisalnya ditafsir sesuai dengan Al-Quran dan Hadist Maka Hendaknya Diterima".
Imam Besar Wahabi Akui Kebenaran Nur Muhammad wahabiImam Besar Wahabi Akui Kebenaran Nur Muhammad
*** Alhamdulillah telah tersedia gratis apikasi android BLOG PONSEL ASWAJA, semoga bermanfaat Klik  DOWNLOAD APLIKASI ANDROID BLOG PONSEL ASWAJA
Imam Besar Wahabi Akui Kebenaran Nur Muhammad

Imam Besar Wahabi Akui Kebenaran Nur Muhammad

SELURUH ALAM SEMESTA TERWUJUD ASBAB SAYYIDINA MUHAMMAD SAW ☆☆ .dikutip dari sahabat facebook  Salman Farisi ● Kitab: Majmu’ Fatawa ● Ka...
4.82/ 5 (91)
SELURUH ALAM SEMESTA TERWUJUD ASBAB SAYYIDINA MUHAMMAD SAW ☆☆ .dikutip dari sahabat facebook  Salman Farisi ● Kitab: Majmu’ Fatawa ● Ka...
4 Dari 5 BINTANG

Sejarah Ushul Al-Fiqh



Mengenal sejarah penulisan kitab ushul al-fiqh
dikutip dari sahabat facebook Salman Farisi
.
Sebelum mengeluakan fatwa, para ulama harus terlebih dahulu mengetahui kaidah yang dapat digunakan untuk menggali hukum amaliah dari dalil yang terperinci. Pengetahuan ini bersumber dari disiplin ilmu klasik, yaitu Ushul al-Fiqh. Tiada fiqh tanpa melalui Ushul al-Fiqh. Kalau ilmu fiqh bicara soal halal-haram, maka ilmu Ushul al-Fiqh bicara proses yang mendasari halal-haram tersebut.
.
Imam Syafi'i (w. 204 H) dianggap sebagai ulama yang pertama kali secara sistematis menulis kitab Ushul al-Fiqh lewat karyanya al-Risalah. Setelah itu bermunculan kitab yang ditulis para ulama untuk menjelaskan (syarh) apa yang disampaikan Imam Syafi'i dan ada pula yang mengkritisi isi kitab beliau. Para ulama Iraq yang mengikuti mazhab Hanafi misalnya seperti al-Kannani (w. 289 H) dan al-Qummi (w. 305 H) masing-masing menulis kitab al-Hujjah fi al-Radd 'ala al-Syafi'i dan Ma Khalafa fihi al-Syafi'i al-Iraqiyyin fi Ahkam al-Qur'an. Tentu saja para ulama pengikut Imam Syafi'i mempertahankan dan menjelaskan kitab al-Risalah, misalnya nama-nama seperti al-Sayrafi (w. 330 H), al-Nisaburi (w. 365 H), dan al-Jawzaqi (w. 388). Dibutuhkan sekitar 2 abad untuk para ulama memperdebatkan disiplin ilmu ushul al-fiqh yang dikembangkan oleh Imam Syafi'i.
.
Pada abad 5 Hijriah, para ulama mulai menyusun ulang isi kitab ushul al-Fiqh. Dua ulama besar yang terkenal sebagai hakim agung pada masanya merintis ulang usaha ini. Al-Qadli al-Baqillani (w. 402) ulama ahlus sunnah wal jama'ah dari mazhab Maliki digelari Syekh Ushuliyyin setelah menulis al-Taqrib wal Irsyad. Sayangnya kitab ini dikabarkan sempat hilang dan hanya kita ketahui pentingnya kitab ini dari sejumlah ulama klasik yang sering merujuk pada karya besar ini. Kabarnya belakangan kitab ini ditemukan dalam bentuk manuskrip di Cairo.
.
Al-Qadli Abdul Jabbar (w. 415 H) yang merupakan tokoh Mu'tazilah menulis kitab Ushul al-Fiqh berjudul al-'Amd (dua jilid). Kitab ini dikomentari oleh Abu al-Husayn al- Basri (w. 435 H) dalam al-Mu'tamad fi Ushul al-Fiqh. Beliau ini ulama yang cukup "aneh" karena dalam ilmu kalam mengikuti mazhab Mu'tazilah namun dalam hal fiqh beliau mengikuti mazhab Syafi'i.
.
Al-Juwayni (w. 478 H) yang diberi gelar Imam al-Haramain, selain meringkas kitab al-Baqillani, juga menulis kitab sendiri yang juudlnya al-Burhan fi Ushul al-Fiqh. Imam al-Haramain ini merupakan guru dari Imam al-Ghazali. Yang menarik, Imam al-Haramain mengaitkan antara ilmu kalam dengan Ushul al-Fiqh. Beliau juga lebih jauh menjelaskan berbagai topik yang dibahas oleh Imam Syafi'i. Namun demikian, sebagai seorang ulama kaliber dunia, beliau juga turut menyampaikan kritikan terhadap Imam Asy'ari dan Imam Syafi'i serta ulama lainnya. Keberanian beliau ini mendapat komentar tajam dari para ulama seperti al-Maziri (w. 536 H) dan al-Abyari (w. 616 H) dari mazhab Maliki yang tidak bisa menerima Imam al-Haramain mengkritik Imam Malik.
.
Imam al-Ghazali (w. 505 H) meneruskan gaya kontroversial gurunya. Tidak tanggung-tanggung Imam al-Ghazali menulis 4 kitab berbeda dalam disiplin ilmu ini. Kitab terakhirnya yang dijadikan rujukan luas yaitu al-Mustasfa. Imam al-Ghazali juga tidka segan berbeda pandangan dengan Imam Syafi'i. Jadi hal yang wajar saja kalau murid berbeda pandangan dengan guru atau bahkan kakek gurunya. Tapi tetap saja Imam al-Haramain dan Imam al-Ghazali tidak keluar dari mazhab Syafi'i, tidak seperti Imam Abu Tsaur, Imam Ahmad dan Imam Dawud yang ketiganya mendirikan mazhab sendiri.
.
Bagaimana dengan mazhab di luar Syafi'i? Al-Sarkhasi (w. 423 H) dari mazhab Hanafi yang digelari Syamsul al-A'immah menulis kitab al-Ushul. Begitu juga Imam al-Jassas (w. 370 H) menulis kitab dengan judul serupa. Sebelumnya ada lagi al-Dabusi (w. 340 H) yang menulis Taqwim al-Adillah. Pengaruh al-Dabusi dan Sarakhsi dalam pembahasan ushul al-fiqh di mazhab Hanafi sangat kuat. Corak pembahasan Syafi'iyah dan jumhur ulama (Mutakallimin) dengan Hanafiyah dalam kajian Ushul al-Fiqh memang berbeda.
.
Pada abad ketujuh Hijriah, disiplin ilmu Ushul al-Fiqh sudah dianggap mapan. Maka mulailah pada periode ini penggabungan kitab, peringkasan dan penjelasan atas ringkasan kitab-kitab sebelumnya. Empat kitab utama yaitu al-'Amd, al-Mu'tamad, al-Burhan dan al-Mustasfa digabung pembahasannya oleh dua ulama besar. Pertama, al-Amidi (w. 631 H) dari mazhab Syafi'i meringkasnya dalam al-Ihkam fi Usul al-Ahkam. Lantas diringkas kembali oleh Ibn Hajib (w. 646 H) dalam Muntaha al-Sul. Oleh pengarangnya sendiir, buku ini kemudian diringkas kembali dalam Mukhtasar Ibn al-Hajib. Lantas pembahasan yang sudah ringkas, diberi komentar panjang oleh 'Udad al-Din al-Iji (w. 756 H), al-Syirazi (w. 710 H) dan al-Asfahani (w. 749 H).
.
Kedua, Fakhr al-Din al-Razi dari mazhab Syafi'i (w. 606 H) menulis al-Mahsul yang merupakan ringkasan dan gabungan dari 4 kitab utama di atas. Dari mazhab Maliki, Imam al-Qarafi (w. 684 H) menulis Tanqih al-Fusul fi Ikhtisar al-Mahsul. Ringkasan al-Mahsul ini kemudian diberi penjelasan sendiri oleh beliau dalam kitabnya Syarh Tanqih al-Fusul. Al-Armawi (w. 656) ikut meringkaskan al-Mahsul dalam kitabnya al-Hasil (Tahsil al-Mahsul). Al-Baydawi (w. 685) kemudian meringkaskan kembali al-Hasil dalam karyanya Minhaj al-Wusul.
.
Namun karena diringkas dari ringkasan orang jadi susah mengerti karena itu al-Asnawi (w. 772 H) menjelaskan Minhaj-nya al-Baydawi dalam kitabnya Nihayat al-Sul. Begitu juga al-Badakshyi berusaha menjelaskannya dalam Manahij al-Uqul yang populer dengan nama Syarh Badakhsyi. Kitab Nihayat al-Sul karya Asnawi diberi penjelasan yang luar biasa oleh Prof Abu Nur Zuhair dalam kitab Ushul al-Fiqhnya. Abu Nur Zuhair ini guru Abah saya di al-Azhar Cairo dan kabarnya Syekh Ali Gomaa, mantan mufti mesir juga pernah belajar pada Syekh Nur Zuhair ini.
.
Abah tidak hanya belajar di dalam kelas kepada Syekh Nur Zuhair, tetapi juga belajar langsung di kediamannya. Caranya unik, sambil bersalaman, dan lutut bertemu lutut, Syekh Nur Zuhair menjelaskan isi kitabnya, dan Abah diminta mengulangi penjelasannya tersebut. Kitab Syekh Nur Zuhair ini pula-lah yang diajarkan Abah kepada saya, dan saya mewarisi kitab yang Abah pakai saat belajar dulu dengan gurunya lengkap dengan catatan Abah di pinggir kitab. Inilah perjalanan kitab Ushul al-Fiqh dari Imam Syafi'i sampai abad modern ini. Inilah pula sanad kajian Ushul al-Fiqh yang saya miliki.
.
Jikalau anda belum pernah belajar dengan mendalam akan kitab Ushul al-Fiqh dan anda tidak memiliki sanad keilmuan dalam bidang ini, mohon anda menahan diri untuk tidak sembarangan mengeluarkan fatwa ini halal - ini haram tanpa pondasi Ushul al-Fiqh yang kuat, apalagi kalau anda dengan enteng di medsos memaki para ulama atau para sarjana Syari'ah hanya karena pendapatnya tidak anda setujui. Alih alih membantah dengan ilmu, anda hanya mampu mencaci-maki yang hal itu jauh dari akhlak yang diajarkan oleh Baginda Rasulullah SAW.
.
Berbeda pendapat antara ulama itu hal biasa, asalkan tetap dilakukan dengan ilmu dan akhlak. Berbeda pendapat di kalangan awam itu luar biasa, sampai caci maki dan menuduh kesana-kemari karena tanpa ilmu dan tanpa akhlak.
.
Saya ingin menutup catatan ini dengan sebuah puisi selepas saya sowan ke makam Imam Syafi'i di Cairo pada tahun 2012. Untuk Imam Syafi'i peletak pondasi dasar ilmu Ushul al-Fiqh mari kita bacakan al-fatihah...
.
Sang Imam
.
Ku lihat engkau berbaring dengan tenang
Ku saksikan setiap detik beterbangan pahala jariyah ke tubuhmu
dari setiap bacaan, amalan maupun doa pengikutmu di penjuru dunia
.
Fatwamu bagaikan ibu (al-Umm) yang menyapih mereka
Argumentasimu menjadi surat pengantar (al-Risalah) bagi ibadah mereka
.
Ujung karpet terbuka
dan ku saksikan bekas tapak kaki al-Musthafa
.
Adakah yang lebih menggetarkan ketika engkau sang pembela Sunnah
didatangi langsung oleh al-Musthafa di saat wafatmu?
.
Tabik,
.
Nadirsyah Hosen
Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia-New Zealand dan Dosen Senior Monash Law School
Mengenal Sejarah Penulisan Kitab Ushul Al-Fiqh
*** Alhamdulillah telah tersedia gratis apikasi android BLOG PONSEL ASWAJA, semoga bermanfaat Klik  DOWNLOAD APLIKASI ANDROID BLOG PONSEL ASWAJA
Sejarah Ushul Al-Fiqh

Sejarah Ushul Al-Fiqh

Mengenal sejarah penulisan kitab ushul al-fiqh dikutip dari sahabat facebook  Salman Farisi . Sebelum mengeluakan fatwa,...
4.82/ 5 (91)
Mengenal sejarah penulisan kitab ushul al-fiqh dikutip dari sahabat facebook  Salman Farisi . Sebelum mengeluakan fatwa,...
4 Dari 5 BINTANG

Syaikh Albani Fatwakan Bongkar Pindah Makam Rosulullah

BENARKAH PEMBONGKARAN MAKAM NABI SAW ADALAH FITNAH..?????!!! ☆☆
.dikutip dari sahabat facebook Salman Farisi
● Fatwa Ulama Wahabi, Bahwa Makam Nabi di kota Madinah yang berada di dalam Masjid Nabawi, Harus dibongkar dan dipindahkan dengan Alasan Menghindari Kesyirikan dan Pengkultusan kepada Makam Baginda Nabi Saw,
Serta Agar Sah Shalat di Dalam Masjid,
Karena dalam Ajaran mereka (Agama wahabi) Shalat di Dalam Masjid yang Terdapat Kuburan Tidaklah Sah.
.
Naudzu Billahi Minal ‘Iqaab Bijahlihim
(Kami Berlindung dari Adzab Allah Sebab Kebodohan Mereka).
.
● Fatwa Tentang Hal tersebut dibantah oleh sebagian Penganut Wahabi dan Mengatakan bahwa itu hanya isu dan hoax yang telah dihembuskan oleh Kelompok yang Membenci Wahabi untuk Memprofokasi Umat Islam.
.
● Boleh-Boleh Saja dan Silahkan Mereka Mengelak dan Mengatakan Fatwa Tersebut adalah Suatu Kedustaan,
Akan tetapi Fakta dari Banyak Fatwa Ulama Wahabi didalam Kitabnya menyatakan hal tersebut,
Bahkan Mendesak Kaum Pengikutnya agar melakukan Pembongkaran Makam Nabi Saw.
.
☆ SALAH SATU BUKTI FATWA ULAMA WAHABI TERKAIT MAKAM NABI SAW ☆
.
■ Al-Albani Mengatakan Dalam Kitab Manasiknya:
(Halaman: 57, No 137)
.
◎◎ DIANTARA BID'AH YANG DILAKUKAN SA'AT ZIARAH DI MADINAH:
.
“137: MEMBIARKAN MAKAM NABI TETAP BERADA DI DALAM MASJID NABAWI..!!".
.
( Maksudnya: Membiarkan Makam Baginda Nabi Saw di dalam Masjid Nabawi Adalah Bid'ah/Kesesatan)
→ Makam Baginda Nabi Saw Harus di Keluarkan DIBONGKAR KELUAR dari Masjid agar Terhindar dari LUCUNYA HAL INI SANGAT BERTENTANGAN DENGAN HADIS YANG DI SAHIHKAN OLEH DIRINYA SENDIRI , berikut bunyi hadisnya :
“Allah tidak mencabut ruh seorang nabi kecuali di tempat yang dia (nabi tersebut) ingin supaya dia dikuburkan disitu” (HR. At-Tirmidzy, dan dishahihkan Syeikh Al-Albany). 

.
Sejak Masa Sahabat Sampai Sekarang,
Umat Islam senantiasa Berziarah ke Masjid Nabawi,
Melakukan Shalat di Dalamnya dan Berziarah ke Makam
Baginda Nabi Saw.
Tidak Ada Satu pun Ulama di Seluruh Penjuru Dunia, Baik itu dari Kalangan Sahabat, Tabi’in dan Ulama Madzhab yang Melarang Mereka Shalat di dalam Masjid tersebut yang di dalamnya terdapat Makam Nabi Saw dan Makam kedua Sahabatnya,
Yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khaththab ra,
Apalagi Menganggap Perbuatan tsb adalah Perbuatan Bid’ah Membiarkan Makam Beliau berada dalam Masjid.
.
Naudzu Billahi Min Dzaalik.
.
◎ Fatwa Ulama Wahabi tsb, adalah Satu Penghinaan Terbesar Bagi Umat Islam..!!
—————————
Syaikh Albani Fatwakan Bongkar Pindah Makam Rosulullah

Syaikh Albani Fatwakan Bongkar Pindah Makam Rosulullah2Syaikh Albani Fatwakan Bongkar Pindah Makam Rosulullah1
*** Alhamdulillah telah tersedia gratis apikasi android BLOG PONSEL ASWAJA, semoga bermanfaat Klik  DOWNLOAD APLIKASI ANDROID BLOG PONSEL ASWAJA
Syaikh Albani Fatwakan Bongkar Pindah Makam Rosulullah

Syaikh Albani Fatwakan Bongkar Pindah Makam Rosulullah

BENARKAH PEMBONGKARAN MAKAM NABI SAW ADALAH FITNAH..?????!!! ☆☆ .dikutip dari sahabat facebook  Salman Farisi ● Fatwa Ulama Wahabi, Bah...
4.82/ 5 (91)
BENARKAH PEMBONGKARAN MAKAM NABI SAW ADALAH FITNAH..?????!!! ☆☆ .dikutip dari sahabat facebook  Salman Farisi ● Fatwa Ulama Wahabi, Bah...
4 Dari 5 BINTANG

BUKTI Umat Wahabi YAHUDIKAN Aqidah Umat Islam

SILAHKAN KLIK VIDEONYA 2 menit 39 detik
" PERLU KITA INGAT BAHWA SUNNI TIDAK MENYEMBAH DEWA LANGIT JADI HANYA NON MUSLIM YANG MENYAMAKAN TUHANNYA DENGAN MAHLUQNYA, ssstt Ada yang kebakaran jenggot !
“Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dari makhluk-Nya (baik dari satu segi maupun semua segi), dan tidak ada sesuatupun yang menyerupai-Nya”. (Q.S. as-Syura: 11)
Ayat ini adalah ayat yang paling jelas dalam al Qur'an yang berbicara tentang tanzih (mensucikan Allah dari menyerupai makhluk), at-Tanzih al Kulli; pensucian yang total dari menyerupai makhluk. Jadi maknanya sangat luas, dari ayat tersebut dapat dipahami bahwa Allah maha suci dari berupa benda, maha suci dari berada pada satu arah atau banyak arah atau semua arah. Allah maha suci dari berada di atas 'arsy, di bawah 'arsy, sebelah kanan atau sebelah kiri 'arsy. Allah juga maha suci dari sifat-sifat benda seperti bergerak, diam, berubah, berpindah dari satu keadaan ke keadaan yang lain dan sifat-sifat benda yang lain.
baca juga  Tafsir ayat “istiwa” versi ibnu katsir
Fatwa sayyidina ALI BIN ABI THALIB kepada kaum meyakini ALLAH swt mempunyai anggota badan ..
Sayyidina Ali Ibn Abi Thalib ra berkata :
“Sebagian golongan dari umat Islam ini ketika kiamat telah dekat akan kembali menjadi orang-orang KAFIR !!!! “
Seseorang bertanya kepadanya : “Wahai Amirul Mukminin apakah sebab kekufuran mereka? Adakah karena membuat ajaran baru atau karena pengingkaran?”
Sayyidina Ali Ibn Abi Thalib ra menjawab : “Mereka menjadi kafir karena pengingkaran. Mereka mengingkari Pencipta mereka (Allah Subhanahu wa ta’ala) dan mensifati-Nya dengan sifat-sifat benda dan anggota-anggota badan.” ( mereka kaum berjissim / tasybih dengan meyakini ALLAH mempunyai tangan , mata , kaki , betis, rambut , mulut , duduk di kursy , bertempat / tinggal di arsy dll )
Rujukan: Najmul-Muhtadi wa Rajmul-Mu^tadi, Ibnul-Mu^allim al-Qurasyi, hlm. 551. http://newsalafy.top
Asy-Syaikh al-‘Allâmah Syihabuddin Ahmad ibn Muhammad al-Mishri asy-Syafi’i al-Asy’ari (w 974 H) yang lebih dikenal dengan nama Ibn Hajar al-Haitami dalam karyanya berjudul al-Minhâj al-Qawîm ‘Alâ al-Muqaddimah al-Hadlramiyyah menuliskan sebagai berikut:

“واعلم أن القَرَافي وغيره حكوا عن الشافعي ومالك وأحمد وأبي حنيفة رضي الله عنهم القول بكفر القائلين بالجهة والتجسيم، وهم حقيقون بذلك”

“Ketahuilah bahwa al-Qarafi dan lainnya telah meriwayatkan dari al-Imâm asy-Syafi’i, al-Imâm Malik, al-Imâm Ahmad dan al-Imâm Abu Hanifah bahwa mereka semua sepakat mengatakan bahwa seorang yang menetapkan arah bagi Allah dan mengatakan bahwa Allah adalah benda maka orang tersebut telah menjadi kafir. Mereka semua (para Imam madzhab) tersebut telah benar-benar menyatakan demikian”.
Amirul Mu’minin Ali ibn Abi Thalib berkata“Sesungguhnya Allah menciptakan arsy untuk menampakan tanda kekuasaan-Nya, bukan untuk menjadikan tempat bagi Dzat-Nya”. Beliau juga berkata: “Dia (Allah) ada tanpa permulaan dan tanpa tempat, dan Dia sekarang sebagaimana pada sifat-Nya yang azali; ada tanpa tempat (tidak berubah)”.
baca juga 

-persamaan aqidah wahabi dengan yahudi,syiah dan nasrani

BUKTI Umat Wahabi YAHUDIKAN Aqidah Umat Islam

BUKTI Umat Wahabi YAHUDIKAN Aqidah Umat Islam

SILAHKAN KLIK VIDEONYA 2 menit 39 detik " PERLU KITA INGAT BAHWA SUNNI TIDAK MENYEMBAH DEWA LANGIT JADI HANYA NON MUSLIM YANG MENY...
4.82/ 5 (91)
SILAHKAN KLIK VIDEONYA 2 menit 39 detik " PERLU KITA INGAT BAHWA SUNNI TIDAK MENYEMBAH DEWA LANGIT JADI HANYA NON MUSLIM YANG MENY...
4 Dari 5 BINTANG

NAHDLATUL ULAMA (NU) MEMILIKI CABANG RESMI DI 194 NEGARA DUNIA.


NAHDLATUL ULAMA (NU) MEMILIKI CABANG RESMI DI 194 NEGARA DUNIA.
Dikutip dari sahabat FacebookVon Edison Alouici
Puji Syukur kepada Allah bahwa NU (Nadlatul Ulama) kini merajai dunia sebagai organisasi Islam berpaham Ahlu Sunnah Wal jamaah Atau kini disingkat ASWAJA Menjadi Ormas terbesar di dunia !.

.
TAKBIR !!

NU dgn metode pendekatan ukhuwah,kekeluargaan,persaudaraan dan rasa cinta sesama islam mampu mengalahkan penyebaran Golongan minoritas semacam Al Wahabiyah bahkan golongan syiah tanpa perlu SUMBER DANA besar dari NU pusat.
.
Sebagaimana telah di ketahui umum bahwa golongan Wahabi mengucurkan dana milyaran rupiah pertahun hanya untuk menyebarkam paham mereka yang notabene-nya paham tersendiri dan berbeda dengan paham mayoritas dunia.
.
Sehingga Wahhabiyah tidak bisa berkembang pesat di berbagai negara bahkan tidak punya STRUKTUR ORMAS yang jelas sebagaimana ASWAJA .
.
Kita semua melihat bahwa golongan wahhabiyah selalu mendapat tantangan keras,kritik tajam bahkan pengusiran walaupun memiliki kucuran dana besar dari pusatnya SAUDI ARABIYA.
.
Bahkan makin menarik lagi justru di negara Arab saudi malah BERKIBAR BENDARA NU !.
.
TAKBIR !!
.
Berikut daftar Cabang NU di berbagai negara dan semua telah terdaftar resmi dan punya kekuatan legalitas di negara masing masing.
.
.
1 Afghanistan
2 Afrika Selatan ( Republic of South Africa )
3 Republik Afrika Tengah ( Central African Republic )
4 Albania ( Republic of Albania )
5 Aljazair ( Algeria )
6 Amerika Serikat ( United Stetes of America )http://www.nu/-
usacanada.org/
7 Andorra ( Principality of Andorra )
8 Angola ( Republic of Angola )
9 Antigua dan Barbuda ( Antigua and Barbuda )
10 Arab Saudi ( Kingdom of Saudi Arabia )
11 Argentina ( Argentine Republic )
12 Armenia ( Republic of Armenia )
13 Australia ( Commonwealth of Australia )
14 Austria ( Republic of Austria )
15 Azerbaijan ( Republic of Azerbaijan )
16 Bahama ( Commonwealth of the Bahamas )
17 Bahrain ( Kindom of Bahrain )
18 Bangladesh ( People’s Republic of Bangladesh )
19 Barbados
20 Belanda ( Netherlands )
21 Belarus ( Republic of Belarus )
22 Belgia ( Kingdom of Belgium )
23 Belize
24 Benin ( Republic of Benin )
25 Bhutan ( Kingdom of Bhutan )
26 Bolivia ( Plurinational state of Bolivia )
27 Bosnia dan Herzegovina ( Bosnia and Herzegovina )
28 Botswana ( Republic of Botswana )
29 Brasil ( Federative Republic of Brazil )
30 Inggris ( United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland )
31 Brunei Darussalam ( Nation of Brunei, Abode of Peace )
32 Bulgaria ( Republic of Bulgaria )
33 Burkina Faso
34 Burundi ( Republic of Burundi )
35 Ceko ( Czechoslovakia )
36 Chad ( Republic of Chad )
37 Chile ( Republic of Chile )
38 Denmark ( Kingdom of Denmark )
39 Djibouti ( Republic of Djibouti )
40 Dominika ( Commonwealth of Dominica )
41 Dominika Republik ( Republic of Dominica )
42 Ekuador ( Republic of Ecuador )
43 El Savador
44 Eritrea ( State of Eritrea )
45 Estonia ( Republic of Estonia )
46 Ethiopia ( Federal Democratic Republic of Ethiopia )
47 Fiji ( Republic of Fiji )
48 Filipina ( Republic of the Philippines )
49 Finlandia ( Republic of Finland )
50 Gabon ( Gabonese Republic )
51 Gambia ( Republic of Gambia )
52 Georgia
53 Ghana ( Republic of Ghana )
54 Grenada
55 Guatemala ( Republic of Guatemala )
56 Guinea ( Republic of Guinea )
57 Guinea Bissau ( Republic of Guinea Bissau )
58 Guinea Equator ( Republic of Equatorial Guinea )
59 Guyana ( Co-operative Republic of Guyana )
60 Haiti ( Republic of Haiti )
61 Honduras ( republic of Honduras )
62 Hungaria ( Hungary )
63 India ( Republic of India )
64 Indonesia NKRI ( Negara Kesatuan Republik Indonesia )
65 Irak ( Republic of Iraq )
66 Iran ( Islamic Republic of Iran )
67 Irlandia ( Republic of Ireland )
68 Islandia ( Iceland )
69 Israel ( State of Israel )
70 Italia ( Italy / Italian Republic )
71 Jamaika ( Jamaica )
72 Jepang ( Japan ) http://www.nu-jepang.org/
73 Jerman ( Federal Republic of Germany ) http://
www.nujerman.de/
74 Kamboja ( Kingdom of Cambodia )
75 Kamerun ( Republic of Cameroon )
76 Kanada ( Canada ) http://www.nu-usacanada.org/
77 Kazakhstan ( Republic of Kazakhstan )
78 Kenya ( Republic of Kenya )
79 Kirgiztan ( Kyrgyzstan / Kyrgyz Republic )
80 Kiribati ( Republic of Kiribati )
81 Kolombia ( Republic of Colombia )
82 Komoro ( Union of the Comoros )
83 Kongo ( Republic of the Congo )
84 Kongo Demokratik ( Democratic Republic of the Congo )
85 Korea Selatan ( South Korea / Republic of Korea ) http://
nahdlatul.ulama.kr/
86 Korea Utara ( North Korea )
87 Kosta Rika ( Republic of Costa Rica )
88 Kroasia ( Republic of Croatia )
89 Kuba ( Republic of Cuba )
90 Kuwait ( State of Kuwait )
91 Laos ( Lao Peoples Democratic Republic )
92 Latvia ( Republic of Latvia )
93 Lebanon ( Lebanese Republic )http://www.nulebanon.com/
94 Lesotho ( Kingdom of Lesotho )
95 Liberia ( Republic of Liberia )
96 Libia ( State of Libya )
97 Liechtenstein ( Principality of Liechtenstein )
98 Lithuania ( Republic of Lithuania )
99 Luksemburg ( Grand Duchy of Luxembourg )
100 Madagaskar ( Republic of Madagascar )
101 Makedonia ( Republic of Macedonia )
102 Maladewa ( Republic of Maldives )
103 Malawi ( Republic of Malawi )
104 Malaysia
105 Mali ( Republic of Mali )
106 Malta ( Republic of Malta )
107 Maroko ( Kingdom of Morocco ) http://
pcinumaroko.blogspot.com/
108 Marshall Island ( Republic of the Marshall Island )
109 Mauritania ( Islamic Republic of Mauritania )
110 Mauritius ( Republic of Mauritius )
111 Meksiko ( United Mexican States )
112 Mesir ( Arab Republic of Egypt )http://www.numesir.net/
113 Mikronesia ( Federated States of Micronesia )
114 Moldova ( Republic of Moldova )
115 Monako ( Principality of Monaco )
116 Mongolia
117 Montenegro
118 Mozambik ( Republic of Mozambique )
119 Myanmar ( Burma / Republic of the Union of Myanmar )
120 Namibia ( Republic of Namibia )
121 Nauru ( Republic of Nauru )
122 Nepal ( Federal Democratic Republic of Nepal )
123 Niger ( Republic of Niger )
123 Nigeria ( Federal Republic of Nigeria )
125 Nikaragua ( Republic of Nicaragua )
126 Norwegia ( Kingdom of Norway )
127 Oman ( Sultanate of Oman )
128 Pakistan ( Islamic Republic of Pakistan )
129 Palau ( Republic of Palau )
130 Panama ( Republic of Panama )
131 Pantai Gading ( Ivory Coast / Republic of Cote d’Ivoire )
132 Papua Nugini ( Independent State of Papua New Guinea )
133 Paraguay ( Republic of Paraguay )
134 Prancis ( Frence Republic ) http://pcinuprancis.wordpress.com/
135 Peru ( Republic of Peru )
136 Polandia ( Republic of Poland )
137 Portugal ( Portuguese Republic )
138 Qatar ( State of Qatar )
139 Republik Rakyat Cina ( RRC / People’s Republic of China )
140 Romania
141 Russia ( Russian Federation )
142 Rwanda ( Republic of Rwanda )
143 Saint Kitts dan Nevis ( Federation of Saint Kitts and Nevis )
144 Saint Lucia
145 Saint Vincent and Grenadines
146 Samoa ( Independent State of Samoa )
147 San Marino ( Most Serene Republic of San Marino )
148 Sao Tome and Principe
149 Selandia Baru ( New Zealand )
150 Senegal ( Republic of Senegal )
151 Serbia ( Republic of Serbia )
152 Seychelles ( Republic of Seychelles )
153 Sierra Leone ( Republic of Sierra Leone )
154 Suriah ( Syrian Arab Republic )
155 Siprus ( Republic of Cyprus )
156 Slovakia ( Slovak Republic )
157 Slovenia ( Republic of Slovenia )
158 Solomon Island ( Kepulauan Solomon )
159 Somalia ( Federal Republic of Somalia )
160 Spanyol ( Kingdom of Spain )
161 Sri Lanka ( Democratic Socialist Republic of Sri Lanka )
162 Sudan ( Republic of the Sudan ) http://
pcinusudan.wordpress.com/
163 Sudan Selatan ( Republic of South Sudan )
164 Singapura ( Singapore )
165 Suriname ( Republic of Suriname )
166 Swaziland ( Kingdom of Swaziland )
167 Swedia ( Kingdom of Sweden )
168 Swiss ( Switzerland / Swiss Confederation )
169 Tajikistan ( Republic of Tajikistan )
170 Tanjung Verde ( Republic of Cape Verde )
171 Tanzania ( United Republic of Tanzania )
172 Thailand ( Muangthai / Kingdom of Thailand )
173 Timor Leste ( Democratic Republic of Timor Leste )
174 Togo ( Togolese Republic)
175 Tonga ( Kingdom of Tonga )
176 Trinidad dan Tobago ( Republic Trinidad and Tobago )
177 Tunisia ( Republic of Tunisia )
178 Turki ( Republic of Turkey )http://www.pcinuturki.com/
179 Turkmenistan
180 Tuvalu
181 Uganda ( Republic of Uganda )
182 Ukraina ( Ukraine )
183 Uni Emirat Arab ( United Arab Emirates )
184 Uruguay ( Oriental Republic of Uruguay )
185 Uzbekistan ( Republic of Uzbekistan )
186 Vanuatu ( Republic of Vanuatu )
187 Vatikan ( Civitas Vaticana / Vatican City )
188 Venezuela ( Bolivarian Republic of Venezuela )
189 Vietnam ( Socialist Republic of Vietnam )
190 Yaman ( Republic of Yemen )http://www.nuyaman.com/
191 Yordania ( Hashemite Kingdom of Jordan )
192 Yunani ( Greece / Hellenic Republic )
193 Zambia ( Republic of Zambia )
194 Zimbabwe ( Republic of Zimbabwe )
.
Dari beberapa sumber dan laporan kedutaan di negara masing masing jumlah total cabang NU hingga saat ini ada 194 negara !!.
.
Ini belum lagi ORMAS ASWAJA dunia selain NU.semisal NW (Nadlatul Ulama) yang juga Ormas aswaja Indonesia yang juga punya cabang di berbagai negara.Ditambah lagi jaringan JT.ASWJ.SGV.DLL dan Ormas Tasyawuf Dunia !
.
ASWAJA FANTASTIS !!
.
Saya pribadi berharap semua aswaja dibawah bendera NU tetap EKSIS,semangat dan harus bangga menjadi Warga NU.
.
Jangan pernah takut,khawatir dengan kemunculan golongan Takfiri semacam Wahhabiyah kerena fakta lapangan di berbagai negara,golongan ini tidak bisa berkembang sebagaimana yang mereka klaim.lagi pula para pengikutnya kebanyakan kaula muda yang dangkal pemahaman agama bahkan baru belajar ilmu agama !
.
Apalagi metoda Dakwah Mereka di lakukan sembunyi sembunyi merekrut anggota bahkan setelah terjebak paham wahabi,mereka hanya bergaul di komunitasnya saja di forum majelis mereka.mereka sama sekali tdk mengedapankan ukhuwah padahal ukhuwah islamiyah adalah bagian dari sunnah.ini berbeda dgn aswaja yang justru ukhuwah menjadi bagian penting di tengah masyarakat.
.
Semoga catatan ini menjadi renungan dan menambah semangat Aswaja dalam berdakwah membela ahlu sunnah waljamaah ,as sawad al A'zhom.berpaham mayoritas dan dari masa Rasulullah telah di akui kebesaranya.Intaha.
.
By.Von Edison Alouisci
Kingstones street 17.10.2016
.
FB : www.facebook.com/von.edison.alouisci
Blog : www.v-e-alouisci.blogspot.com
.*** Alhamdulillah telah tersedia gratis apikasi android BLOG PONSEL ASWAJA, semoga bermanfaat Klik  DOWNLOAD APLIKASI ANDROID BLOG PONSEL ASWAJA
NB.SHARE,COPY,SEBARKAN.
 — bersamaShofiyyah Nuuriyyah SajaAisyah HumairahAef Saefullah Al-Ghondy, dan 79 lainnya.
NAHDLATUL ULAMA (NU) MEMILIKI CABANG RESMI DI 194 NEGARA DUNIA.

NAHDLATUL ULAMA (NU) MEMILIKI CABANG RESMI DI 194 NEGARA DUNIA.

Dikutip dari sahabat Facebook Von Edison Alouici Puji Syukur kepada Allah bahwa NU (Nadlatul Ulama) kini merajai dunia sebag...
4.82/ 5 (91)
Dikutip dari sahabat Facebook Von Edison Alouici Puji Syukur kepada Allah bahwa NU (Nadlatul Ulama) kini merajai dunia sebag...
4 Dari 5 BINTANG

Sony Nur PROFIL ADMIN

Sony Nur adalah Ustad Blogger dari
Surabaya, Jawa Timur
Indonesia
Follow Sony Nur Di Dan

Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger
-->