SAYYIDINA UMAR IBN AL-KHATTHAB TABARRUK DENGAN MAKAM BAGINDA NABI SAW

2016-09-11

SAYYIDINA UMAR IBN AL-KHATTHAB TABARRUK DENGAN MAKAM BAGINDA NABI SAW

Dikutip dari Sahabat Facebook Salman Farisi
● Ketika Amirul Mukminin Umar bin Al-Khatthab ra Sebelum meninggal dunia,
Beliau berkata kepada putranya Abdullah:
“Pergilah....!!,
Datangi Ummul Mukminin Aisyah ra,
Lalu katakanlah kepadanya: '‘Umar menyampaikan Salam Kepadamu",
Dan jangan kau katakan Amirul Mukminin,
Sebab aku pada hari ini bukan lagi Amirul Mukminin.
Katakanlah kepadanya: "Umar bin Al-Khatthab meminta izin dikuburkan bersama Kedua Sahabatnya.’'
.
Lalu Abdullah mendatangi Siti Aisyah dan meminta izin menemuinya sambil mengucap salam.
Kemudian Abdullah masuk menemui Aisyah, sementara saat itu Aisyah sedang menangis.
.
Lalu Abdullah berkata: “Umar menyampaikan salam kepadamu dan meminta izin dikuburkan bersama Kedua Sahabatnya".
.
Maka Aisyah menjawab: "Tadinya Aku Menginginkannya untuk diriku.....
Tapi hari ini aku lebih Mendahulukannya (Umar) dari diriku.”


.
Saat kembali, ada yang mengatakan kepada Sayyidina Umar:
“Ini Abdullah telah datang....”
Lantas Beliau berkata, “Angkatlah aku....”
.
Lalu seorang lelaki menyandarkannya kepadanya (Abdullah). Setelah itu Sayyidina Umar berkata:
“Apa yang kau bawa..??.”
.
Abdullah menjawab: “Yang Anda inginkan ya Amirul Mukminin, Anda diizinkan....!!”.
.
Lalu Sayyidina Umar berkata: “Al-Hamdulillah...
Tidak ada sesuatu yang paling penting bagiku selain dari itu.
Jika aku telah meninggal dunia....
Maka bawalah aku ke sana.
Kemudian ucapkanlah salam dan katakan Umar meminta izin. Jika dia (Aisyah) mengizinkanku, Maka bawalah aku masuk.
Jika dia menolakku, maka bawalah aku ke Perkuburan Laum Muslimin....!!".
.
◎ HR Bukhari (1392) ◎
.
Sayyidina Umar melakukan hal ini untuk Mencari Keberkahan dari Makam Rasulullah Saw.
Keberkahan Berdampingan dengan Makam Manusia Mulya,
Keberkahan Makam Sayyid Al-Anbiya'.
.
● Seperti yang dijelaskan didalam,
- Kitab: Kasysyaf Al-Qina'.
- Juz: 4
- Halaman: 420.
.
( وَ ) يُسْتَحَبُّ أَيْضًا الدَّفْنُ فِي ( مَا كَثُرَ فِيهِ الصَّالِحُونَ ) لِتَنَالَهُ بَرَكَتُهُمْ وَلِذَلِكَ الْتَمَسَ عُمَرُ الدَّفْنَ عِنْدَ صَاحِبَيْهِ وَسَأَلَ عَائِشَةَ ، حَتَّى أَذِنَتْ لَهُ . (كشاف القناع عن متن الإقناع - ج 4 / ص 420)
.
“Disunahkan Mengubur di Pemakaman yang banyak orang Shalihhnya,
Agar dapat Berkah Mereka,
Oleh karenanya Umar berusaha agar Dimakamkan di dekat kedua Sahabatnya dan Meminta pada Siti Aisyah hingga Siti Aisyah Memberi izin”.

SAYYIDINA UMAR IBN AL-KHATTHAB TABARRUK DENGAN MAKAM BAGINDA NABI SAWSAYYIDINA UMAR IBN AL-KHATTHAB TABARRUK DENGAN MAKAM BAGINDA NABI SAW1

SAYYIDINA UMAR IBN AL-KHATTHAB TABARRUK DENGAN MAKAM BAGINDA NABI SAW2
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner