DAGING BUAYA HALALKAH ? - Blog Darurat Wahabi (www.newsalafy.top)

ANTI TERORIS-KHOWARIJ FITNAHTAN LIL ALAMIN membongkar kesesatan dan bahaya ajaran wahabi tanduk setan ahlul fitnah dari najd berdasarkan al qur'an dan as sunnah serta pendapat fatwa para ulama sunni

DAGING BUAYA HALALKAH ?

DAGING BUAYA HALALKAH ?
di kutip dari sahabat facebook Muhammad Karebet Alfalasi
Ustadz apa hukum daging buaya ? Saya pernah membaca di sebuah artikel kalau daging buaya itu katanya halal karena dianggap hewan air.
Jawaban :
Buaya adalah hewan yang haram untuk dimakan. Keharamannya ditetapkan oleh jumhur ualama mazhab dengan dalil-dalil yang stabit.[1]
Dalil keharaman buaya
Buaya termasuk hewan buas semisal singa, srigala yang jelas diharamkan dalam syariat, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
كُلُّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ فَأَكْلُهُ حَرَامٌ
“Setiap binatang buas yang bertaring, maka memakannya adalah haram.” (HR. Muslim)
Dari Ibnu ‘Abbas, beliau berkata,
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ وَعَنْ كُلِّ ذِي مِخْلَبٍ مِنْ الطَّيْرِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring, dan setiap jenis burung yang mempunyai kuku untuk mencengkeram.” (HR. Muslim)
Al imam Nawawi rahimahullahmengatakan, “Yang dimaksud dengan memiliki taring–menurut ulama Syafi’iyah- adalah taring tersebut digunakan untuk berburu (memangsa).”[2]
Pendapat yang mengatakan buaya halal
Namun tidak bisa dipungkiri adanya sebagian kalangan yang diwakili oleh ulama-ulama Saudi diantaranya Syekh Fauzan, Utsaimin dan lainnya yang berpendapat halalnya daging buaya. Hal ini karena kelompok pendapat ini menganggap bahwa buaya adalah hewan air. Sedangkan hewan air hukumnya mutlak halal berdasarkankeumuman firman Allah Azza wa Jalla :
أُحِلَّ لَكُمْ صَيْدُ الْبَحْرِ وَطَعَامُهُ
“Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut.” (QS. al-Ma’idah :96)
Bantahan atas kehalalan buaya
Meskipun buaya hidupnya di air, rasanya kurang tepat bila ia disebut hewan air sebagaimana halnya ikan. Sebagaimana bebek ‘hobi’-nya main air, bahkan stuktur tubuhnya didesain oleh sang pencipta untuk berlama-lama di air, tapi tetap ia masuk kelompok hewan darat. Demikian juga dengan buaya, tidak bisa disamakan begitu saja dengan Ikan. Buaya itu aslinya hewan darat yang suka diair. Buktinya, buaya tidak akan mati meskipun tinggal di daratan, mereka tidak suka berlama-lama di darat ‘cuma’ karena tidak kerasan, sukanya di air.
Dalam fiqih mazhab syafi’i dikenal istilah hewan yang hidup di dua alam, katak dan buaya termasuk di dalamnya. Dan hukum hewan yang hidup di dua alam haram hukumnya.[3]
Belum lagi kenyataan bahwa buaya adalah hewan buas, memangsa hewan lain bahkan manusia.
Wallahu a’lam.
[1] Mughni al Muhtaj (4/297), Tabyin al Haqaid asy Syarh al Kanz (5/296).
[2] Fathul Bari (9/619).
[3] Fiqh Islami wa Adillatuhu (4/2800),Majmu’ Syarh al Muhadzdzab (9/32).

DAGING BUAYA HALALKAH ?

DAGING BUAYA HALALKAH ?
di kutip dari sahabat facebook Muhammad Karebet Alfalasi
Ustadz apa hukum daging buaya ? Saya pernah membaca di sebuah artikel kalau daging buaya itu katanya halal karena dianggap hewan air.
Jawaban :
Buaya adalah hewan yang haram untuk dimakan. Keharamannya ditetapkan oleh jumhur ualama mazhab dengan dalil-dalil yang stabit.[1]
Dalil keharaman buaya
Buaya termasuk hewan buas semisal singa, srigala yang jelas diharamkan dalam syariat, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
كُلُّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ فَأَكْلُهُ حَرَامٌ
“Setiap binatang buas yang bertaring, maka memakannya adalah haram.” (HR. Muslim)
Dari Ibnu ‘Abbas, beliau berkata,
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ وَعَنْ كُلِّ ذِي مِخْلَبٍ مِنْ الطَّيْرِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring, dan setiap jenis burung yang mempunyai kuku untuk mencengkeram.” (HR. Muslim)
Al imam Nawawi rahimahullahmengatakan, “Yang dimaksud dengan memiliki taring–menurut ulama Syafi’iyah- adalah taring tersebut digunakan untuk berburu (memangsa).”[2]
Pendapat yang mengatakan buaya halal
Namun tidak bisa dipungkiri adanya sebagian kalangan yang diwakili oleh ulama-ulama Saudi diantaranya Syekh Fauzan, Utsaimin dan lainnya yang berpendapat halalnya daging buaya. Hal ini karena kelompok pendapat ini menganggap bahwa buaya adalah hewan air. Sedangkan hewan air hukumnya mutlak halal berdasarkankeumuman firman Allah Azza wa Jalla :
أُحِلَّ لَكُمْ صَيْدُ الْبَحْرِ وَطَعَامُهُ
“Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut.” (QS. al-Ma’idah :96)
Bantahan atas kehalalan buaya
Meskipun buaya hidupnya di air, rasanya kurang tepat bila ia disebut hewan air sebagaimana halnya ikan. Sebagaimana bebek ‘hobi’-nya main air, bahkan stuktur tubuhnya didesain oleh sang pencipta untuk berlama-lama di air, tapi tetap ia masuk kelompok hewan darat. Demikian juga dengan buaya, tidak bisa disamakan begitu saja dengan Ikan. Buaya itu aslinya hewan darat yang suka diair. Buktinya, buaya tidak akan mati meskipun tinggal di daratan, mereka tidak suka berlama-lama di darat ‘cuma’ karena tidak kerasan, sukanya di air.
Dalam fiqih mazhab syafi’i dikenal istilah hewan yang hidup di dua alam, katak dan buaya termasuk di dalamnya. Dan hukum hewan yang hidup di dua alam haram hukumnya.[3]
Belum lagi kenyataan bahwa buaya adalah hewan buas, memangsa hewan lain bahkan manusia.
Wallahu a’lam.
[1] Mughni al Muhtaj (4/297), Tabyin al Haqaid asy Syarh al Kanz (5/296).
[2] Fathul Bari (9/619).
[3] Fiqh Islami wa Adillatuhu (4/2800),Majmu’ Syarh al Muhadzdzab (9/32).
4.82/ 5 (91)
di kutip dari sahabat facebook  Muhammad Karebet Alfalasi Ustadz apa hukum daging buaya ? Saya pernah membaca di sebuah artikel kalau...
4 Dari 5 BINTANG
No comment Add a comment
Cancel Reply
GetID

Sony Nur PROFIL ADMIN

Sony Nur adalah Ustad Blogger dari
Surabaya, Jawa Timur
Indonesia
Follow Sony Nur Di Dan

Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger
-->