Juni 2016

ANTI TERORIS-KHOWARIJ FITNAHTAN LIL ALAMIN membongkar kesesatan dan bahaya ajaran wahabi tanduk setan ahlul fitnah dari najd berdasarkan al qur'an dan as sunnah serta pendapat fatwa para ulama sunni

Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM

A. SYIAH itu sama dengan  geng Mujasimmah WAHHABI.
Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM
Wahhabi mendakwa Allah berbentuk SERUPA dgn manusia (Rujuk kitab Wahhabi Aqidah Ahlul Imam oleh At-Tuwaijiriy KLIK SINI). Tahukah anda, Syiah juga berakidah sedemikian. Al-Khomaini mendakwa: “Allah menjelma di cermin manusia dan SERUPA dgn bentuknya” (Rujuk Al-Khomainiy dlm Syarh Du’a).
Untuk bukti selanjutnya lihat di Facebook. Klik Sini
Allah mencipta manusia seperti rupa bentuk Allah. Wahhabi juga berakidah sedemikian. Subhanallah.
B. AQIDAH WAHHABI: “ALLAH SERUPA DENGAN NABI ADAM”. (berbukti)
INILAH AKIDAH SESAT WAHHABI YANG DISEBARKAN OLEH WAHHABI SEKARANG :
” ALLAH SERUPA, SAMA & SEPERTI NABI ADAM “
Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM
DI ATAS ADALAH COVER MUKA DEPAN KITAB WAHHABI YANG BERJUDUL: “AQIDAH AHL IMAN FI KHOLQI ADAM ‘ALA SURATIR RAHMAN”.
DALAM KITAB WAHHABI TERSEBUT MEREKA MENDAKWA BAHAWA RUPA BENTUK GAYA DAN DIRI ALLAH ITU SAMA DAN SERUPA DENGAN BENTUK RUPA NABI ADAM. NA’UZUBILLAH.
INILAH BUKTI BAHAWA WAHHABI SEMEMANGNYA MENYAMAKAN ALLAH DENGAN MAKHLUK SEDANGKAN TIADA SATU AYAT ATAU HADITH PUN YANG MENYAMAKAN ALLAH DENGAN MAKHLUK DAN TIADA SATU NAS YANG SAHIH PUN MENYATAKAN “RUPA BENTUK ALLAH SERUPA DENGAN RUPA BENTUK NABI ADAM”.LIHATLAH PADA TAJUK KITAB TERSEBUT IANYA AMAT MENGERIKAN DAN JELAS WAHHABI MENYATAKAN “ALLAH SERUPA DENGAN MAKHLUK”.
Saya (Abu Syafiq)menyatakan: Inilah sejebis bukti pengakuan wahhabi sendiri yang diakui oleh pendokongnya bahawa akidah mereka sememangnya adalah Allah serupa dengan makhluk.
Ketahuilah bahawa akidah Islam sebenar Allah tidak menyerupai makhlukNya dan Allah tidak bersifat rupa paras mahupun rupa bentuk.
Dan saya mengatakan akidah tersebut adalah ruh akidah Yahudi sendiri. Ini kerana Yahudi juga mendakwa Allah Berbentuk dan Allah mencipta manusia seperti rupa parasNya.
Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM
Lihat akidah yahudi tersebut di : http://www.arabicbible.com/bible/ot/gen/1.htm
Dalam kitab orang Yahudi berjudul Muqaddas Awwal Safar Takwin Al-Ishah Awwal 26 Yahudi mendakwa فخلق الله الانسان على صورته
dan Yahudi juga mendakwa على صورة الله خلق
Kedua-dua akidah yahudi itu amat jelas menyatakan Allah mencipta manusia seperti rupa bentuk Allah. Wahhabi juga berakidah sedemikian. Subhanallah.
 BIN BAZ AL-WAHHABI PADA KITAB TERSEBUT TELAH MEMUJI AKIDAH TAJSIM YANG MENYAMAKAN ALLAH DENGAN MAKHLUK. (1)
Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM
Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM
BIN BAZ AL-WAHHABI AKIDAH TAJSIM (2)
Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM
DI ATAS ADALAH COP DAN PENGAKUAN DARI AL-WAHHABI ABDUL AZIZ BIN BAZ BAHAWA KITAB WAHHABI TADI YANG MENYAMAKAN ALLAH DENGAN MAKHLUK DAN RUPA BENTUK ALLAH ITU SAMA DENGAN RUPA BENTUK NABI ADAM MERUPAKAN AKIDAH YANG DIBAWA OLEH KESEMUA WAHHABI TERMASUK KESEMUA WAHHABI DI MALAYSIA.
INI ISI KANDUNGAN KITAB WAHHABI TERSEBUT YANG JELAS MENYAMAKAN ALLAH DENGAN MAKHLUK
DI ATAS ADALAH ISI KANDUNGAN KITAB WAHHABI TADI YANG DIAKUI OLEH BIN BAZ AL-WAHHABI MENYATAKAN AKIDAH MEREKA BAHAWA ALLAH SERUPA DENGAN MANUSIA DAN SERUPA DENGAN SEGALA MAKHLUK-MAKHLUKNYA SERTA WAHHABI MENGUNAKAN HUJAH DARI YAHUDI KITAB TAURAT (MUHARRAFAH) YANG TELAH DITUKAR DAN DIUBAH. WAHHABI TIDAK MENGUNAKAN ALQURAN DAN HADITH TETAPI MENGUNAKAN KENYATAAN YAHUDI DALAM HAL ASAS AKIDAH. PERHATIKAN PADA LINE YANG TELAH DIMERAHKAN AMAT JELAS KESEMUA WAHHABI MENDAKWA ALLAH MENCIPTA MANUSIA SERUPA DENGAN DIRI ALLAH SENDIRI. INILAH AKIDAH MUJASSIMAH AL-YAHUDIYAH YANG DIHIDUPKAN OLEH AL-WAHHABIYAH.
semoga Allah memberi hidayah iman kepada Wahhabi.
2.  Ibnu Taimiyyah dan wahabi Menshahihkan Hadis mungkar(“Nabi Melihat Allah SWT Dalam Bentuk Pemuda Amrad”) dan mengunakannya untuk masalah aqidah
Kali ini hadis yang akan dibahas adalah hadis ru’yatullah riwayat Ibnu Abbas. Hadis ini juga tidak lepas dari kemungkaran yang nyata dengan lafaz “Melihat Allah SWT dalam bentuk pemuda amrad (yang belum tumbuh jenggot dan kumisnya)”.Tetapi anehnya hadis dengan lafaz mungkar ini tidak segan-segan dinyatakan shahih oleh syaikh salafy wahabi dan syaikh salafy yang terkenal Ibnu Taimiyyah.
Takhrij Hadis Ibnu Abbas
ثنا حماد بن سلمة عن قتادة عن عكرمة عن بن عباس قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم رأيت ربي جعدا امرد عليه حلة خضراء
Telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Qatadah dari Ikrimah dari Ibnu Abbas yang berkata Rasulullah SAW bersabda “Aku melihat Rabbku dalam bentuk pemuda amrad berambut keriting dengan pakaian berwarna hijau”.
Diriwayatkan oleh Al Baihaqi dalam Asmaa’ was Shifaat no 938, Ibnu Ady dalam Al Kamil 2/260-261, Al Khatib dalam Tarikh Baghdad 13/55 biografi Umar bin Musa bin Fairuz, Adz Dzahabi dalam As Siyaar 10/113 biografi Syadzaan, Abu Ya’la dalam Ibthaalut Ta’wiilat no 122, 123, 125, 126,127 ,129, dan 143 (dengan sedikit perbedaan pada lafaznya), Ibnu Jauzi dalam Al ‘Ilal Al Mutanahiyah no 15. Semuanya dengan jalan sanad yang berujung pada Hammad bin Salamah dari Qatadah dari Ikrimah dari Ibnu Abbas. Sedangkan yang meriwayatkan dari Hammad adalah Aswad bin Amir yakni Syadzaan (tsiqat dalam At Taqrib 1/102), Ibrahim bin Abi Suwaid (tsiqat oleh Abu Hatim dalam Al Jarh wat Ta’dil 2/123 no 377), Abdush Shamad bin Kaisan atau Abdush Shamad bin Hasan (shaduq oleh Abu Hatim dalam Al Jarh Wat Ta’dil 6/51 no 272).
Hadis ini maudhu’ dengan sanad yang dhaif dan matan yang mungkar. Hadis ini mengandung illat
* Hammad bin Salamah, ia tidak tsabit riwayatnya dari Qatadah. Dia walaupun disebutkan sebagai perawi yang tsiqah oleh para ulama, dia juga sering salah karena kekacauan pada hafalannya sebagaimana yang disebutkan dalam At Tahdzib juz 3 no 14 dan At Taqrib 1/238. Disebutkan dalam Syarh Ilal Tirmidzi 2/164 yang dinukil dari Imam Muslim bahwa Hammad bin Salamah banyak melakukan kesalahan dalam riwayatnya dari Qatadah. Oleh karena itu hadis Hammad bin Salamah dari Qatadah ini tidak bisa dijadikan hujjah apalagi jika menyendiri dan lafaznya mungkar.
* Tadlis Qatadah, Ibnu Hajar telah menyebutkannya dalam Thabaqat Al Mudallisin no 92 sebagai mudallis martabat ketiga, dimana Ibnu Hajar mengatakan bahwa pada martabat ketiga hadis perawi mudallis tidak dapat diterima kecuali ia menyebutkan penyimakannya dengan jelas. Dalam Tahrir At Taqrib no 5518 juga disebutkan bahwa hadis Qatadah lemah kecuali ia menyebutkan sama’ nya dengan jelas. Dalam hadis ini Qatadah meriwayatkan dengan ‘an ‘anah sehingga hadis ini lemah.
Kelemahan sanad hadisnya ditambah dengan matan yang mungkar sudah cukup untuk menyatakan hadis ini maudhu’ sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Jauzi dalam Al ‘Ilal no 15. Kemungkaran hadis ini juga tidak diragukan lagi bahkan diakui oleh Baihaqi dan Adz Dzahabi dalam As Siyaar. Bashar Awad Ma’ruf dalam tahqiqnya terhadap kitab Tarikh Baghdad 13/55 menyatakan hadis ini maudhu’.
Ibnu Taimiyyah dan Syaikh wahabi ikut-ikutan menshahihkan hadis Ibnu Abbas ini. Ibnu taymiyah dan wahabi dengan jelas menyatakan shahih marfu’ hadis dengan lafal pemuda amrad dalam kitabnya Bayaan Talbiis Al Jahmiyyah 7/290.
Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM

Bayaan Talbiis Al Jahmiyyah


Dan ini penggalan kitab tersebut juz 7 hal 290 dimana Ibnu Taimiyyah menshahihkan hadis Ru’yah dengan lafal pemuda amrad
 Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM
Bayaan Talbiis Al Jahmiyyah 7/290
Tentu saja fenomena ini adalah keanehan yang luar biasa. Bagaimana mungkin mereka begitu berani menshahihkan hadis tersebut bahkan mengecam orang yang mengingkarinya dan menggunakannya dalam masalah aqidah.
Inilah tuhan kaum hindu (dajjal kriting dari india ‘sami baba’) sama dengan tuhan yang dinanti nantikan oleh kaum mujasimmah wahabi :
Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM


Rasulullah saw bersabda kepada kami, Dajjal akan keluar dari bumi ini dibahagian timur bernama Khurasan (Jamiu at Tirmidzi)
Abu Hurairah meriwayatkan bahawa Nabi saw. bersabda:”Hari Kiamat tidak akan datang hingga 30 Dajal (pendusta) muncul, mereka semua berdusta tentang Allah dan Rasul-Nya.”
“Dajjal adalah seorang laki-laki yang gemuk, berkulit merah dan berambut keriting…” (HR.Bukhari dan Muslim)
“Di awal kemunculannya, Dajjal berkata, Aku adalah nabi, padahal tidak ada nabi setelahku. Kemudian ia memuji dirinya sambil berkata, Aku adalah Rabb kalian, padahal kalian tidak dapat melihat Rabb kalian sehingga kalian mati (HR.Ibnu Majah)
C. Bantahan Ahlusnnah terhadap Aqidah Tajsim wahabi dan Ibnu taymiyah
1. Imam al jauzi jelaskan kenapa ada golongan mujasimmah dalam pengikut madzab hambali dan sebutkan biang keroknya

Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM



Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM

Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM

Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM


Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM

Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM

Judul :  Daf’u Syubah al-Tasybih bi-Akaffi al-Tanzih
Karya : al-Imam al-Hafidz Abul Faraj ‘Abdurrahman bin al-Jauzi al-Hanbali (w 597 H)
Kompilasi ebook kedalam format CHM oleh: http://www.ashhabur-royi.blogspot.combekerjasama dengan http://www.pustakaaswaja.web.id
Al-Imâm al-Hâfizh al-‘Allâmah Abul Faraj Abdurrahman bin Ali bin al-Jawzi as-Shiddiqi al-Bakri berkata (original Scanned kitab page 98 -101):
“Aku melihat ada beberapa orang dalam madzhab Hanbali ini yang berbicara dalam masalah akidah dengan pemahaman-pemahaman yang ngawur. Ada tiga orang yang menulis karya terkait dengan masalah ini, yaitu; Abu Abdillah bin Hamid, al-Qâdlî Abu Ya’la (murid Abu Abdillah bin Hamid), dan Ibn az-Zaghuni. Mereka semua telah menulis kitab-kitab yang telah merusak madzhab Hanbali, bahkan dengan sebab itu aku melihat mereka telah turun ke derajat orang-orang yang sangat awam. Mereka memahami sifat-sifat Allah secara indrawi, misalkan mereka mendapati teks hadits: “إن الله خلق ءادم على صورته”, lalu mereka menetapkan adanya “Shûrah” (bentuk) bagi Allah. Kemudian mereka juga menambahkan “al-Wajh” (muka) bagi Dzat Allah, dua mata, mulut, bibir, gusi, sinar bagi wajah-Nya, dua tangan, jari-jari, telapak tangan, jari kelingking, jari jempol, dada, paha, dua betis, dua kaki, sementara tentang kepala mereka berkata: “Kami tidak pernah mendengar berita bahwa Allah memiliki kepala”, mereka juga mengatakan bahwa Allah dapat menyentuh dan dapat disentuh, dan seorang hamba bisa mendekat kepada Dzat-Nya secara indrawi, sebagian mereka bahkan berkata: “Dia (Allah) bernafas”. Lalu –dan ini yang sangat menyesakkan– mereka mengelabui orang-orang awam dengan berkata: “Itu semua tidak seperti yang dibayangkan dalam akal pikiran”.
Dalam masalah nama-nama dan sifat-sifat Allah mereka memahaminya secara zahir (literal). Tatacara mereka dalam menetapkan dan menamakan sifat-sifat Allah sama persis dengan tatacara yang dipakai oleh para ahli bid’ah, sedikitpun mereka tidak memiliki dalil untuk itu, baik dari dalil naqli maupun dari dalil aqli. Mereka tidak pernah menghiraukan teks-teks yang secara jelas menyebutkan bahwa sifat-sifat tersebut tidak boleh dipahami dalam makna literalnya, juga mereka tidak pernah mau melepaskan makna sifat-sifat tersebut dari tanda-tanda kebaharuan.
Begitulah ungkapan keprihatinan Imam Ibnul Jauzi terhadap perjalanan Madzhab Hanbali yang beliau tuliskan didalam muqaddimah kitab Da’fu Syubah al-Tasybih bi-Akaffi al-Tanzih (دفع شبه التشبيه بأكف التنزيه) yakni salah satu karya monumental beliau dalam bidang aqidah. Kitab ini memaparkan kesesatan-kesesatan aqidah tasybih ( menyerupakan Allah Subhanahu wa Ta’alaa dengan makhluk) yang sangat penting untuk dibaca dan disebarkan guna menghalau kelompok-kelompok yang mempropagandakan aqidah tasybih seperti sekte Wahhabiyah dan semisalnya mereka.
Dalam ebook ini juga terdapat pengantar dari penterjemah yang sangat penting untuk dibaca agar anda bisa membedakan antara Ibn Al-Jauzi dengan Ibn Qayyim Al-Jauziyyah, Penjelasan mendalam tentang faham Ibn Taimiyah yang ditentang ulama-ulama terkemuka dari masa ke masa dari generasi ke generasi, Cara mudah membantah ajaran wahabi,  dan panduan membaca kitab terjemah Daf’u Syubah At-Tasybih ini.
Segera Download Ebooknya, Gratis!!!
Klik disini : http://www.mediafire.com/?ljb0wwpj1ph66h9 (format CHM) 
Ebook ini didedikasikan bagi para pejuang ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah untuk memberantas ajaran Wahabi dan faham-faham menyesatkan lainnya. Halal untuk diperbanyak dengan cara apapun dengan tanpa merubah sedikitpun kandungan yang dimaksud.
Selain E-book dengan format CHM, anda juga bisa mendownload E-book ini dalam format PDF ~dengan isi yang sama~ yang mana dengan format PDF bisa dibaca melalui HP (semua HP yang punya Sistem Operasi baik itu Symbian, Windows Mobile, maupun Android), silahkan download E-book PDFnya disini :http://www.mediafire.com/?kmuu3tgemfk9tf9
Kami sertakan juga link download kitab Daf’u Syubah At-Tasybih دفع شبه التشبيه بأكف التنزيه berbahasa arab bagi anda yang ingin melihat teks arab kitab ini. Silahkan download disini: http://www.mediafire.com/?whb05pg0xd5284k ( Format PDF, Size 6,4 Mb)
Bermanfaat, Insya Allah!!
2. al Imam al Hafizh Ibn al Jawzi Membongkar Kesesatan Aqidah Tasybih wahabi (penyembah dajjal keriting) ((( Mewaspadai Ajaran Wahabi )))
 Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM

 Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM

 Kitab ini berjudul “Talbis Iblis”, [ artinya Membongkar Tipu Daya Iblis ], karya al Imam al Hafizh Abdurrahman ibn al Jawzi (w 579 H), salah seorang ulama terkemuka (–bahkan rujukan–) dalam madzhab Hanbali.
Terjemahan yang diberi tanda:
“Mereka yang memahami sifat-sifat Allah dalam makna indrawi ada beberapa golongan. Mereka berkata bahwa Allah bertempat di atas arsy dengan cara menyentuhnya, jika DIA turun (dari arsy) maka DIA pindah dan bergerak. Mereka menetapkan ukuran penghabisan (bentuk) bagi-NYA. Mereka mengharuskan bahwa Allah memiliki jarak dan ukuran. Mereka mengambil dalil bahwa Dzat Allah bertempat di atas arsy [–dengan pemahaman yang salah–] dari hadits nabi: “Yanzil Allah Ila Sama’ ad Dunya”, mereka berkata: “Pengertian turun (yanzil) itu adalah dari arah atas ke arah bawah”.
Mereka memahami makna “nuzul” (dalam hadits tersebut) dalam pengertian indrawi yang padahal itu hanya khusus sebagai sifat-sifat benda. Mereka adalah kaum Musyabbihah yang memahami sifat-sifat Allah dalam makna indrawi (meterial). Dan Telah kami paparkan perkataan-perkataan mereka dalam kitab karya kami berjudul “Minhaj al Wushul Ila ‘Ilm al Ushul”.
Imam Ibn al Jawzi al Hanbali menegaskan bahwa KEYAKINAN ALLAH BERTEMPAT DI ATAS ARSY ADALAH KEYAKINAN MUSYABBIHAH. Lihat, beliau adalah ulama besar dalam madzhab Hanbali, hidup jauh sebelum datangnya Ibnu Taimiyah dengan faham-faham Tasybih-nya. Ratusan tahun sebelum datang Muhammad bin Abdil Wahhab dengan faham-faham Tajsim-nya…….
Catatan Penting:
Ibn al-Jauzi adalah al-Imam al-Hafizh Abdurrahman ibn Abi al-Hasan al-Jauzi (w 597 H), Imam Ahlussunnah terkemuka, ahli hadits, ahli tafsir, dan seorang teolog (ahli ushul) terdepan. Beliau bermadzhab Hanbali.
Awas salah; beda antara Ibn al-Jauzi dengan Ibn Qayyim al-Jauziyyah. Adapun ibn Qayyim al-Jauziyyah ini adalah Muhammad ibn Abi Bakr az-Zar’i (w 751 H) murid dari Ibn Taimiyah yang dalam keyakinannya persis sama dengan Ibn Taimiyah sendiri; dua-duanya orang sesat dan menyesatkan.
 3. Beda Antara Imam Abu ya’ala (Muhadits) dengan Abu ya’la (Mujasimmah)
Tulisan ini sangat penting dan sangat mendesak untuk menghindari tipu daya kaum Wahhabi.
Perhatikan, ada dua orang bernama Abu Ya’la, keduanya orang berbeda, yang pertama adalah ulama terkemuka ahli hadits di kalangan Ahlussunnah, sementara yang ke dua adalah seorang Musyabbih (seorang yang sesat; menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya) yang seringkali menjadi rujukan utama bagi orang Wahabi dalam menetapkan keyakinan sesat mereka.
Perhatikan;
Orang Pertama:
Nama: Abu Ya’la ahli hadits bernama; Ahmad bin Ali bin al Mutsanni bin Yahya bin Isa al Maushiliy, penulis kitab Musnad (Dikenal dengan kitab Musnad Abi Ya’la al Maushili), lahir tahun 210 H, wafat tahun 307 H (satu pendapat mengatakan wafat tahun 306 H).
Guru-guru: Di antaranya Imam-imam Ahli hadits terkemuka berikut ini; Ali bin al Madini, Yahya bin Ma’in, Muhammad bin Yahya bin Sa’id al Qaththan, Abu Bakr bin Abi Syaibah, dan lainnya.
Murid-murid: Di antaranya Imam-imam ahli hadits terkemuka berikut ini; an Nasa’i, Ibnu Adiy, Abu Hatim, Abu asy-Syaikh, Abu Bakr bin al Muqri’, ath-Thabarani, dan lainnya.
Orang Ke Dua:
Nama: Muhammad bin al Husain bin Muhammad bin Khalaf bin Ahmad al Baghdadi al Hanbali, dikenal dengan sebutan al Qadli Abu Ya’la al Hanbali. Lahir tahun 380 H, wafat 458 H.
Al Qadli Abu Ya’la ini dikenal sebagai orang yang menyebarkan faham tasybih, bahkan salah seorang yang paling bertanggungjawab atas kerusakan Madzhab Hanbali. Orang inilah yang telah “menyuntikan penyakit” akidah tasybih di dalam madzhab Hanbali, dia banyak menuliskan akidah tasybih lalu dengan BOHONG BESAR ia mengatakan bahwa itu semua adalah aqidah Imam Ahmad bin Hanbal.
Imam al Hafizh Ibn al Jawzi (w 597 H) berkata:
Aku melihat ada beberapa orang dalam madzhab Hanbali ini yang berbicara dalam masalah aqidah dengan pemahaman-pemahaman yang ngawur. Ada tiga orang yang menulis karya terkait dengan masalah ini, yaitu; Abu Abdillah bin Hamid, al-Qadli Abu Ya’la (murid Abu Abdillah bin Hamid), dan Ibn az Zaghuni. Mereka semua telah menulis kitab-kitab yang telah merusak madzhab Hanbali, bahkan karena itu aku melihat mereka telah turun ke derajat orang-orang yang sangat awam. Mereka memahami sifat-sifat Allah secara indrawi, misalkan, mereka mendapati teks hadits “Innallah Khalaqa Adam ‘Ala Shuratih”, lalu mereka menetapkan adanya “Shurah” (bentuk) bagi Allah. Lalu mereka juga menambahkan “al-Wajh” (muka) bagi Dzat Allah, dua mata, mulut, bibir, gusi, sinar bagi wajah-Nya, dua tangan, jari-jari, telapak tangan, jari kelingking, jari jempol, dada, paha, dua betis, dua kaki, sementara tentang kepala mereka berkata: “Kami tidak pernah mendengar berita bahwa Allah memiliki kepala”, mereka juga mengatakan bahwa Allah dapat menyentuh dan dapat disentuh, dan seorang hamba bisa mendekat kepada Dzat-Nya secara indrawi, sebagian mereka bahkan berkata: “Dia (Allah) bernafas”. Lalu -dan ini yang menyesakkan- mereka mengelabui orang-orang awam dengan berkata: “Itu semua tidak seperti yang dibayangkan dalam akal pikiran”. (Daf’u Syubah at Tasybih Bi Akaff at-Tanzih, h. 7-8)
Kemudian dalam nasehatnya kepada para pengikut madzhab Hanbali; al Hafizh Ibn al Jawzi menuliskan:
Janganlah kalian memasukan ajaran-ajaran aneh ke dalam madzhab orang salaf yang saleh ini (Ahmad bin Hanbal); yang nyata-nyata itu bukan dari ajarannya. Kalian telah menutupi madzhab ini dengan bungkus yang buruk, hingga tidak disebut siapapun seorang yang bermadzhab Hanbali kecuali ia dianggap sebagai Mujassim (berkeyakinan sesat bahwa Allah sebagai benda). Selain itu kalian juga telah merusak madzhab ini dengan sikap fanatik terhadap Yazid bin Mu’awiyah. Padahal kalian tahu sendiri bahwa Imam Ahmad bin Hanbal, perintis madzhab ini membolehkan melaknat Yazid. Bahkan Syekh Abu Muhammad at Tamimi sampai berkata tentang salah seorang imam kalian (yaitu Abu Ya’la al-Mujassim): “Dia (Abu Ya’la) telah menodai madzhab ini dengan noda yang sangat buruk, yang noda tersebut tidak akan bisa dibersihkan hingga hari kiamat”. (Daf’u Syubah at Tasybih Bi Akaff at-Tanzih, h. 10)
Imam Abu Muhammad at Tamimiy berkata:
“Abu Ya’la telah mengotori orang-orang Madzhab Hanbali (al Hanabilah) dengan kotoran yang tidak bisa dibersihkan dengan air lautan sekalipun”. (diriwayatkan oleh Ibn al Atsir dalam al Kamil Fi at Tarikh).
Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM2

Kitab berjudul “Ash Shawa’iq al Ilahiyyah Fi ar Radd ‘Ala al Wahhabiyyah”, karya Syekh Sulaiman bin Abdil Wahhab. Beliau adalah saudara kandung dari Muhammad bin Abdil Wahhab; perintis gerakan wahabi. Lihat, saudara kandungnya aja mengatakan bahwa Muhammad bin Abdil Wahhab orang sesat!!!!! [WAHABI mati kutu]
Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM

Bukti Wahabi Samakan Bentuk Allah Dgn Nabi ADAM

A. SYIAH itu sama dengan  geng Mujasimmah WAHHABI. Wahhabi mendakwa Allah berbentuk SERUPA dgn manusia (Rujuk kitab Wahhabi Aqidah ...
4.82/ 5 (91)
A. SYIAH itu sama dengan  geng Mujasimmah WAHHABI. Wahhabi mendakwa Allah berbentuk SERUPA dgn manusia (Rujuk kitab Wahhabi Aqidah ...
4 Dari 5 BINTANG

VIDEO Pelatihan jihad sex dan pendaftarannya

klik videonya , lucu bin miris banget !!!
bagaimana bisa sex bebas berhadiah surga ?
h h h h KEMBALI KE AL QUR'AN DAN AS SUNNAH TANPA TUNTUNAN ULAMA MADZHAB PEWARIS Nabi, ya akhirnya sesat menyesatkan umat islam
"Dalam pamflet ini disebutkan agar 'ukhti' yang mau melamar pemuas seks kelompok jihadis bisa menghubungi sekretariat ISIS Indonesia di Masjid Fathullah UIN Jakarta," bebernya.
Wakil Ketua MPR RI Achmad Dimyati Natakuma menambahkan, penyebar pamflet jihad seks tersebut sudah melakukan tindak pidana. Tak ada jihad seks, jika benar ada itu zina

"Itu disimpangkan. Itu zina nggak boleh, itu dilarang oleh agama. Yang nempelkan pamflet saja udah nggak bener. Itu dicari oleh polisi. Itu yang menempelkan itu pidana. Tidak boleh," imbuh Dimyati.
Oleh sebab itu, Dimyati mendesak aparat kepolisian untuk segera bertindak dan menangkap penyebar pamflet tersebut.

"Bukan hanya dari rektor. Itu pidana. Itu Undang-undang melarang. Polisi segera menindak. Itu ajaran sesat," tutur Dimyati.
petinngi Isis terkena Aids tertular militan WNI,Masa-kini.com  | Kelompok ISIS di Suriah terkena penularan penyakit AIDS. Ketika ditelusuri ternyata sumber penularan adalah seorang militan ISIS asal Indonesia yang mendonorkan darahnya di rumah sakit milik ISIS. Dimana warga negara Indonesia tersebut telah dieksekusi mati kelompok ISIS. Kasus ini terkuak setelah seorang anggota ISIS asal Mesir dibawa ke rumah sakit karena menderita penyakit misterius. Pria Mesir berumur 30 tahun itu datang bersama gadis Yazidi yang dijadikan budak seksnya. Menurut Daily Mail, Rabu (24/6/2015), gadis berumur 15 tahun itu tampak pucat dan ketakutan. Hasil tes medis atas kedua orang itu kemudian menunjukkan keduanya positif AIDS. Setelah ditelusuri, militan ISIS asal Mesir itu baru menerima donor darah dari anggota ISIS lainnya, yakni WNI yang tidak disebut namanya itu. Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi sumber penularan, ternyata sudah mengetahui dirinya terinfeksi sebelum bergabung ISIS. Seperti dilaporkan kelompok aktivis setempat, Sound And Picture dan dilansir Daily Mail, Rabu (24/6/2015), hasil pemeriksaan rekam jejak WNI ini menunjukkan bahwa dia menyadari dirinya terinfeksi HIV/AIDS. Sound And Picture mengutip keterangan seorang anggota ISIS yang menggunakan nama samaran Abu Qatada, yang memahami kasus ini. Menurut Abu Qatada, seperti dikutip Sound And Picture, hasil penyelidikan ISIS menemukan fakta bahwa WNI ini pernah melakukan tes AIDS di Indonesia dan hasilnya positif. Pemeriksaan dilakukan sebelum dia bergabung dengan ISIS di Suriah pada September 2014. Seorang dokter yang bertugas di Kota Almayadeen membenarkan kasus ini. “Anggota-anggota ISIS dibawa ke pusat kesehatan. Ada seorang pria 30 tahun beraksen Mesir dan seorang perempuan berusia 15 tahun yang terlihat ketakutan serta berwajah pucat. Hasil tes, keduanya positif AIDS,” kata dokter yang enggan disebut namanya, menurut situs Raqqa-sl.com. Selain itu, hasil tes darah pada dua militan ISIS lainnya asal Arab Saudi yang telah memperkosa gadis Yazidi itu, juga menunjukkan keduanya tertular AIDS. Seorang jihadis ISIS, Abu Qatada membenarkan ISIS telah mengeksekusi mati seorang WNI dengan alasan telah menjangkiti dua anggota kelompok militan tersebut. Abu mengatakan, pihak ISIS kini tengah melakukan investigasi atas kasus tersebut. “Awalnya kami menemukan satu kasus AIDS yang menjangkiti seorang imigran berkewarganegaraan Indonesia. Dia kemudian menyebarkan virus tersebut setelah mendonorkan darah di salah satu rumah sakit milik ISIS,” tuturnya seperti dimuat situs Raqqa-sl.com. Penularan ini memicu kepanikan di kalangan militan ISIS di Shaddadi, provinsi Hasaka, Suriah. Bahkan kabarnya, seorang komandan lokal ISIS juga telah terinfeksi AIDS karena memperkosa gadis Yazidi itu. (Dewi|masa-kini)
VIDEO Pelatihan jihad sex dan pendaftarannya

VIDEO Pelatihan jihad sex dan pendaftarannya

klik videonya , lucu bin miris banget !!! bagaimana bisa sex bebas berhadiah surga ? h h h h KEMBALI KE AL QUR'AN DAN AS SUNNAH TAN...
4.82/ 5 (91)
klik videonya , lucu bin miris banget !!! bagaimana bisa sex bebas berhadiah surga ? h h h h KEMBALI KE AL QUR'AN DAN AS SUNNAH TAN...
4 Dari 5 BINTANG

Scan kitab Kh Ahmad dahlan tarawih 20 rokaat sama dengan masjidil harom


MUHAMMADIYAH TARAWIHMUHAMMADIYAH TARAWIH 2
KITAB ASLI KH AHMAD DAHLAN THN 1925 : MUHAMMADIYAH TARAWIH 20 REKAAT SAMA DENGAN TARAWIH DI MASJIDIL HARAM – MASJID NABAWI – AL AQSA SHALAT TARAWIH MENURUT MUHAMMAIDYAH ASLI ALA KH.AHMAD DAHLAN ADALAH 20 REKAAT. Di dalam Fiqih Muhammadiyah yang asli (ajaran KH. Ahmad Dahlan) disebutkan di dalam kitab Fiqih Muhammadiyah pada Bab Shalat Sunnah diterangkan bahwa shalat Tarawih adalah shalat dengan 20 raka'at dan setiap 2 raka'at harus salam,waktunya ada di setiap selesai shalat Isya. (Lihat Kitab Fiqih Muhammadiyah Jilid 3,halaman 50-51, yang dikarang dan diterbitkan oleh Muhammadiyah bagian Taman Poestaka Yogyakarta, tahun 1343 H)–Terbit sekitar tahun 1924/1925M. Maka dari itu, ajaran Muhammadiyah pun menyatakan shalat Tarawih adalah 20raka'at dengan 2raka'at salam. Tidak ada satu pun sejak zamannya sahabat hingga abad sekarang ulama yang menyatakan shalat Tarawih dibawah 20 raka'at, yang ada adalah lebih 20 raka'at atau lebih.
Scan kitab Kh Ahmad dahlan tarawih 20 rokaat sama dengan masjidil harom

Scan kitab Kh Ahmad dahlan tarawih 20 rokaat sama dengan masjidil harom

KITAB ASLI KH AHMAD DAHLAN THN 1925 : MUHAMMADIYAH TARAWIH 20 REKAAT SAMA DENGAN TARAWIH DI MASJIDIL HARAM – MASJID NABAWI – AL AQSA SH...
4.82/ 5 (91)
KITAB ASLI KH AHMAD DAHLAN THN 1925 : MUHAMMADIYAH TARAWIH 20 REKAAT SAMA DENGAN TARAWIH DI MASJIDIL HARAM – MASJID NABAWI – AL AQSA SH...
4 Dari 5 BINTANG

Sholat umat wahabi mirip sembahyang yahudi



ya karena mereka  tidak bermadzhab  atau tidak mengakui ulama sebagai pewaris nabi mereka kembali pada al qur'an dan as sunnah dengan cara menafsirkannya sebatas kemampuan individu mereka , akhirnya tersesat dan menyesatkan 
Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031. sahih
Sholat umat wahabi mirip sembahyang yahudi

Sholat umat wahabi mirip sembahyang yahudi

ya karena mereka  tidak bermadzhab  atau tidak mengakui ulama sebagai pewaris nabi mereka kembali pada al qur'an dan as sunnah ...
4.82/ 5 (91)
ya karena mereka  tidak bermadzhab  atau tidak mengakui ulama sebagai pewaris nabi mereka kembali pada al qur'an dan as sunnah ...
4 Dari 5 BINTANG

Indonesia Darurat Wahabi dan PENCERAHANNYA



Indonesia Darurat wahabi dan PENCERAHANNYA


SILAHKAN KLIK VIDEO DIATAS UNTUK MENGETAHUI BAGAIMANA KRONOLOGI UMAT ISLAM INDONESIA TERTIPU TERMAKAN VIRUS TIPU DAYA TANDUK SETAN AJARAN WAHABI DAN BAGAIMANA PULA CARA PENYEMBUHAN DAN PENANGGULANGAN BAHAYA VIRUS VIRUS WAHABI FITNAHTAN LILL ALAMIN DAN JANGAN LUPA BACA JUGA  HADIS HADIS SAHIHNYA DI KETERANGAN BAWAH VIDEO TERSEBUT AGAR TIDAK TERTIPU OLEH RACUN VIRUS BERTULISKAN MADU , SEMOGA BERMANFAAT !    MARI TEGAKKAN AJARAN AHLUSUNNAH WAL JAMAAH DI MANAPUN KITA BERADA !


WAHABI MANHAJ TAKFIRI SANGAT DITAKUTI ROSULULLAH, dengan dalih memurnikan tauhid memfitnah umat islam sesat musyrik kafir hingga membasmi semua golongan islam seperti yg dilakukan khawarij wahabi ISIS.
 إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ رَجُلٌ قَرَأَ الْقُرْآنَ حَتَّى إِذَا رُئِيَتْ بَهْجَتُهُ عَلَيْهِ، وَكَانَ رِدْئًا لِلْإِسْلَامِ، انْسَلَخَ مِنْهُ وَنَبَذَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ، وَسَعَى عَلَى جَارِهِ بِالسَّيْفِ، وَرَمَاهُ بِالشِّرْكِ»، قَالَ: قُلْتُ: يَا نَبِيَّ اللَّهِ، أَيُّهُمَا أَوْلَى بِالشِّرْكِ، الْمَرْمِيُّ أَمِ الرَّامِي؟ قَالَ: «بَلِ الرَّامِي» “Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201)

IMAM MAHDI PERANGI WAHABI,SYI'AH,NASRANI DAN DAJJAL DI AKHIR ZAMAN
"Kalian akan perangi jazirah Arab(wahabi) sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Kemudian (kalian perangi) persia(syiah) sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Kemudian kalian perangi Ruum(vatikan nasrani) sehingga Allah menangkan kalian atasnya.
Kemudian kalian perangi Dajjal(masih keturunan yahudi) sehingga Allah menangkan
kalian atasnya.” (HR Muslim 5161)
DALIL DALIL SAHIH lainnya BISA ANDA BACA DI  APA ITU WAHABI ?
Indonesia Darurat Wahabi dan PENCERAHANNYA

Indonesia Darurat Wahabi dan PENCERAHANNYA

Indonesia Darurat wahabi dan PENCERAHANNYA SILAHKAN KLIK VIDEO DIATAS UNTUK MENGETAHUI BAGAIMANA KRONOLOGI UMAT IS...
4.82/ 5 (91)
Indonesia Darurat wahabi dan PENCERAHANNYA SILAHKAN KLIK VIDEO DIATAS UNTUK MENGETAHUI BAGAIMANA KRONOLOGI UMAT IS...
4 Dari 5 BINTANG

Artikel Hot Populer yang sering di baca bulan ini ' Blog Darurat Wahabi '

Popular Posts

Artikel Hot Populer yang sering di baca bulan ini ' Blog Darurat Wahabi '

Artikel Hot Populer yang sering di baca bulan ini ' Blog Darurat Wahabi '

Popular Posts kesesatan wahabi salafy palsu untuk kemudahan membaca artikel mengenai bukti bukti kesesatan dan bahaya ajaran wah...
4.82/ 5 (91)
Popular Posts kesesatan wahabi salafy palsu untuk kemudahan membaca artikel mengenai bukti bukti kesesatan dan bahaya ajaran wah...
4 Dari 5 BINTANG

Sony Nur PROFIL ADMIN

Sony Nur adalah Ustad Blogger dari
Surabaya, Jawa Timur
Indonesia
Follow Sony Nur Di Dan

Theme designed by Damzaky - Published by Proyek-Template
Powered by Blogger
-->